
Lampung (Penrem 043/Gatam).
Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Bambang Budi Waluyo memimpin Upacara Serah Terima Jabatan Komandan Korem 043/Gatam dari Kolonel Inf Irwan S. Marpaung kepada Kolonel Arm Drs. Winarto, M.Hum, yang dilaksanakan pada hari Selasa (24/06/2014) di Gedung Makodam II/Sriwijaya Palembang.
Dalam Amanatnya, Pangdam II/Swj menyampaikan pelaksanaan Serah Terima Jabatan di lingkungan TNI AD merupakan bagian dari dinamika organisasi yang berkaitan dengan pembinaan personel dan pembinaan satuan, yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas kinerja dan produktivitas organisasi serta pengembangan karier bagi perwira yang bersangkutan.
Selanjutnya, menurut Panglima bahwa Wilayah Lampung sangat strategis baik ditinjau dari aspek geografis, demografi maupun kondisi sosial. Dari aspek geografis, wilayah Provinsi Lampung berdekatan dengan wilayah Ibu kota negara yang merupakan pusat pemerintahan sekaligus barometer berbagai aspek kehidupan nasional. Selain itu wilayah Provinsi Lampung juga merupakan jalur transportasi laut dan darat baik barang maupun manusia yang menghubungkan antara pulau Sumatera dan pulau Jawa dengan intensitas lalu lintas yang cukup padat.
Pangdam juga menyampaikan, wilayah Lampung juga memiliki beberapa wilayah rawan bencana alam, baik banjir, tanah longsor maupun gempa bumi. Untuk itu, perlu dibuat peta kawasan bencana, serta langkah dan tindakan strategis maupun keterpaduan dalam penanggulangannya, baik pada saat tindakan pencegahan, kesiapsiagaan, tanggap darurat maupun tahap rehabilitasi daerah akibat bencana alam. Sehingga kemungkinan akan terjadinya bencana, dapat dideteksi dan diantisipasi sedini mungkin serta terjadinya korban maupun kerusakan akibat bencana alam dapat diminimalisir. Dari aspek demografi, heterogenitas penduduk Provinsi Lampung yang terdiri dari berbagai suku dan adat istiadat, selain dapat menjadi faktor kekuatan, juga dapat menimbulkan kerawanan dan potensi konflik yang berkaitan dengan permasalahan SARA.
Lebih lanjut Pangdam mengingatkan kepada Danrem 043/Gatam agar terus mengikuti setiap perkembangan berikut kecenderungannya, serta merespon setiap dinamika perkembangan yang terjadi di wilayah tugasnya secara arif dan bijaksana, dengan melibatkan semua pemangku kepentingan. Lakukan langkah-langkah antisipasi dan upaya pencegahan terhadap gejala dan potensi terjadinya konflik komunal dan aksi anarkis yang dapat menghambat dinamika pembangunan nasional di wilayah tugasnya. Bangun komunikasi dan kedepankan pendekatan dialog dalam menyelesaikan setiap permasalahan. Terkait pelaksanaan Pilpres dan suksesi kepemimpinan nasional, kembali Pangdam II/Sriwijaya menekankan agar setiap unsur pimpinan mengawasi dan terus menekankan kepada seluruh prajurit di satuannya agar benar-benar bersikap netral dan tidak melibatkan diri dalam kegiatan politik praktis. Seluruh prajurit Kodam II/Swj harus mengawal proses demokrasi ini secara profesional sesuai bidang tugas dan tanggungjawabnya masing-masing.
Hadir pada acara tersebut, Kasdam II/Swj, Irdam II/Swj, Para Danrem jajaran Kodam II/Swj, Para Staf Ahli Pangdam II/Swj, Para Asisten dan Dan/Ka Balakdam II/Swj, Perwira LO AL dan LO AU Kodam II/Swj, Ketua dan Wakil Ketua beserta para Pengurus dan anggota Persit Kartika Chandra Kirana PD II/Swj.
Dalam Amanatnya, Pangdam II/Swj menyampaikan pelaksanaan Serah Terima Jabatan di lingkungan TNI AD merupakan bagian dari dinamika organisasi yang berkaitan dengan pembinaan personel dan pembinaan satuan, yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas kinerja dan produktivitas organisasi serta pengembangan karier bagi perwira yang bersangkutan.
Selanjutnya, menurut Panglima bahwa Wilayah Lampung sangat strategis baik ditinjau dari aspek geografis, demografi maupun kondisi sosial. Dari aspek geografis, wilayah Provinsi Lampung berdekatan dengan wilayah Ibu kota negara yang merupakan pusat pemerintahan sekaligus barometer berbagai aspek kehidupan nasional. Selain itu wilayah Provinsi Lampung juga merupakan jalur transportasi laut dan darat baik barang maupun manusia yang menghubungkan antara pulau Sumatera dan pulau Jawa dengan intensitas lalu lintas yang cukup padat.
Pangdam juga menyampaikan, wilayah Lampung juga memiliki beberapa wilayah rawan bencana alam, baik banjir, tanah longsor maupun gempa bumi. Untuk itu, perlu dibuat peta kawasan bencana, serta langkah dan tindakan strategis maupun keterpaduan dalam penanggulangannya, baik pada saat tindakan pencegahan, kesiapsiagaan, tanggap darurat maupun tahap rehabilitasi daerah akibat bencana alam. Sehingga kemungkinan akan terjadinya bencana, dapat dideteksi dan diantisipasi sedini mungkin serta terjadinya korban maupun kerusakan akibat bencana alam dapat diminimalisir. Dari aspek demografi, heterogenitas penduduk Provinsi Lampung yang terdiri dari berbagai suku dan adat istiadat, selain dapat menjadi faktor kekuatan, juga dapat menimbulkan kerawanan dan potensi konflik yang berkaitan dengan permasalahan SARA.
Lebih lanjut Pangdam mengingatkan kepada Danrem 043/Gatam agar terus mengikuti setiap perkembangan berikut kecenderungannya, serta merespon setiap dinamika perkembangan yang terjadi di wilayah tugasnya secara arif dan bijaksana, dengan melibatkan semua pemangku kepentingan. Lakukan langkah-langkah antisipasi dan upaya pencegahan terhadap gejala dan potensi terjadinya konflik komunal dan aksi anarkis yang dapat menghambat dinamika pembangunan nasional di wilayah tugasnya. Bangun komunikasi dan kedepankan pendekatan dialog dalam menyelesaikan setiap permasalahan. Terkait pelaksanaan Pilpres dan suksesi kepemimpinan nasional, kembali Pangdam II/Sriwijaya menekankan agar setiap unsur pimpinan mengawasi dan terus menekankan kepada seluruh prajurit di satuannya agar benar-benar bersikap netral dan tidak melibatkan diri dalam kegiatan politik praktis. Seluruh prajurit Kodam II/Swj harus mengawal proses demokrasi ini secara profesional sesuai bidang tugas dan tanggungjawabnya masing-masing.
Hadir pada acara tersebut, Kasdam II/Swj, Irdam II/Swj, Para Danrem jajaran Kodam II/Swj, Para Staf Ahli Pangdam II/Swj, Para Asisten dan Dan/Ka Balakdam II/Swj, Perwira LO AL dan LO AU Kodam II/Swj, Ketua dan Wakil Ketua beserta para Pengurus dan anggota Persit Kartika Chandra Kirana PD II/Swj.
