Korem 043/Gatam Bangun Jembatan Garuda yang Hubungkan 2 Desa di Pringsewu

Cetak
Penrem 043/Gatam.

Bandar Lampung - Korem 043 Gatam rencanakan membangun jembatan Garuda di Kabupaten Pringsewu untuk kesejahteraan masyarakat. 

Danrem 043 Gatam Brigjen TNI Haryantana mengatakan, pihaknya sengaja membangun jembatan Garuda tersebut untuk menunjang kesejahteraan masyarakat. 

"Kami membangun jembatan Garuda tersebut guna mendukung percepatan pembangunan sampai tingkat pedesaan demi kesejahteraan masyarakat luas," kata Danrem 043 Gatam Brigjen TNI Haryantana, Sabtu (17/1/2026). 

Diteruskannya, pembangunan jembatan gantung Garuda tersebut merupakan program dari pemerintah. 

Hal tersebut guna mendukung percepatan pembangunan sampai tingkat pedesaan demi kesejahteraan masyarakat luas.

"Kami bersama Forkopimda Kabupaten Pringsewu meninjau sekaligus menyiapkan rencana pembangunan jembatan Gantung di Pekon Jogjakarta Kecamatan Gadingrejo Kabupaten Pringsewu dan bersama Kodim 0424/TGM," ujar Haryantana. 

Ia mengatakan, langkah yang dilaksanakan tersebut dalam pembangunan jembatan gantung ini diambil untuk mengatasi kendala aksesibilitas warga. 

Terutama yang selama ini terhambat oleh kondisi geografis dan keterbatasan sarana penyeberangan.

Haryantana mengatakan, jembatan Garuda tersebut direncanakan akan memiliki panjang 80 meter dengan lebar 2 meter.

“Jembatan ini akan menghubungkan dua desa, yakni Desa Sukoharjo IV dengan Desa Yogyakarta Kabupaten Pringsewu," ucapnya.

Ia mengatakan, karena selama ini warga dan anak sekolah di wilayah tersebut harus memutar untuk melakukan aktivitas sehari-hari. 

Pembangunan jembatan gantung ini diharapkan menjadi solusi permanen untuk memangkas waktu tempuh dan meningkatkan efisiensi aktivitas warga. 

Dalam peninjauan jembatan Garuda tersebut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Pringsewu, Kasiter Kasrem 043/Gatam.

Dandim 0424/TGM, Kasdim 0424/TGM, Pabung Kodim 0424/TGM, Kepala Pekon Jogjakarta.

Para Danramil Jajaran Kodim 0424/TGM, masyarakat Pekon Jogjakarta dan mahasiswa KKN UAP Pringsewu.