


Penrem 043/Gatam.
Candimas – Batalyon Infanteri 143/TWEJ melakanakan kegiatan Ujian kenaikan Sabuk dalam Bela Diri Militer (Yongmoodo) yang di ikuti oleh anggota Yonif 143/TWEJ yang bertempat di aula sudirman Yonif 143/TWEJ, Candimas. Lampung Selatan. Sabtu (01/04/17).
Bela Diri Militer (Yongmoodo) merupakan bela diri tangan kosong yang wajib di kuasai oleh prajurit TNI-AD baik di Satuan Tempur, Banpur maupun satuan Teritorial/Satkowil, pelaksanaan Bela Diri Militer ini dilaksanakan secara bertahap,bertingkat dan berlanjut dengan tujuan positif untuk melatih keberanian serta patriotisme kepada para prajurit.
Kegiatan Ujian Yongmoodo di laksanakan selama 1 hari dimulai dari Pukul 08.00-17.30 Wib yang diikuti oleh 102 personil dimana Ujian kenaikan sabuk Bela Diri Militer ini langsung di uji oleh Tim Dirjasad a.n Letda Inf Asmandi dan dalam pelaksanaannya di jadikan pergelombang dimana setiap gelombang berjumlah 20 orang.
Tujuan diadakan ujian kenaikan sabuk Bela Diri Militer ini merupakan ajang untuk menguji sampai sejauh mana keterampilan dan ketangkasan yang diserap selama latihan yang di lakukan selama ini agar prajurit mendapatkan kemampuan dan kemahiran melaksanakan Bela Diri Yongmoodo sehingga dapat mengaplikasikan di lapangan dalam melaksanakan tugas sebagai prajurit yang Tanggon dan Trengginas.
Bela Diri Militer (Yongmoodo) merupakan bela diri tangan kosong yang wajib di kuasai oleh prajurit TNI-AD baik di Satuan Tempur, Banpur maupun satuan Teritorial/Satkowil, pelaksanaan Bela Diri Militer ini dilaksanakan secara bertahap,bertingkat dan berlanjut dengan tujuan positif untuk melatih keberanian serta patriotisme kepada para prajurit.
Kegiatan Ujian Yongmoodo di laksanakan selama 1 hari dimulai dari Pukul 08.00-17.30 Wib yang diikuti oleh 102 personil dimana Ujian kenaikan sabuk Bela Diri Militer ini langsung di uji oleh Tim Dirjasad a.n Letda Inf Asmandi dan dalam pelaksanaannya di jadikan pergelombang dimana setiap gelombang berjumlah 20 orang.
Tujuan diadakan ujian kenaikan sabuk Bela Diri Militer ini merupakan ajang untuk menguji sampai sejauh mana keterampilan dan ketangkasan yang diserap selama latihan yang di lakukan selama ini agar prajurit mendapatkan kemampuan dan kemahiran melaksanakan Bela Diri Yongmoodo sehingga dapat mengaplikasikan di lapangan dalam melaksanakan tugas sebagai prajurit yang Tanggon dan Trengginas.













