Selama tujuh bulan telah melaksanakan tugas Ops Satgas Yonif 143/TWEJ di wilayah Perbatasan Kalimantan – Malaysia yang berjumlah sebanyak 650 orang prajurit, pada hari Jum’at, tanggal 4 Juli 2014, pukul : 17.30, Kapal Perang RI, Teluk Bone dengan Nomor Lambung Kapal 511 merapat di Dermaga “ A “ Pelabuhan Palindo, Panjang.
Selanjutnya dilaksanakan Upacara Penyambutan Satgas Yonif 143/TWEJ. Bertindak sebagai IRUP pada Upacara Penyambutan langsung Gubernur Lampung, Bapak M. Ridho Ficardo. Turur hadir dalam upacara penyambutan, Pangdam II/Swj, Kapolda Lampung, Danrem 043/Gatam, Danlanal Lampung, Danlanud ATK Menggala, Asisten Kasdam II/ Swj, Kasrem dan Para Kasi Korem 043/Gatam, Para Dandim Jajaran Korem 043/Gatam, Dan / Ka Satdisjan Jajaran Korem 043/Gatam, Dan / Ka Balak Korem 043/Gatam dan Ketua Persit KCK Koorcab Rem 043 PD II/Swj beserta pengurus serta peserta upacara dari satuan Makorem 043/Gatam, Satuan Marinir, Satuan Lanal Lampung, Satuan Angkatan Udara dan satuan Brimob Polda Lampung.
Dalam Amanatnya, Gubernur Lampung menyampaikan Atas nama keluarga besar Gubernur Lampung dan seluruh masyarakat Provinsi Lampung mengucapkan selamat datang kepada prajurit Satgas Yonif 143/TWEJ, karena keberhasilan Satgas ini telah membanggakan bukan hanya Kodam II/Swj, tetapi juga Provinsi Lampung yang kita cintai ini.
Selanjutnya, Beliau juga menyampaikan bahwa ini merupakan tugas mulia dan berat, karena di perbatasan Kalimantan Barat ditemukan banyak permasalahan menonjol, terutama aktivitas berbagai kegiatan illegal seperti permasalahan perambahan hutan, tambang illegal, pelintas batas, human trafficking dan tindakan kriminal seperti penyelundupan Narkoba, dengan memanfaatkan berbagai celah yang ada di wilayah perbatasan.
Dengan telah selesainya penugasan ini,lakukan pengamanan materiil dan berita, terutama yang berkenaan dengan pengalaman penugasan. Karena tidak semua yang kalian lihat, dengar, rasakan dan alami selama di daerah penugasan dapat diberitahukan kepada orang lain. Apalagi yang menyangkut dengan rahasia tentara sebagaimana yang tertuang dalam Sumpah Prajurit ke - 5. Laksanakan kegiatan harcegah terhadap alat peralatan dengan baik sebelum penggudangan, sehingga peralatan tersebut tetap dapat digunakan pada penugasan di masa yang akan datang.
Mengakhiri amanatnya, Gubernur Lampung menyampaikan ucapan Selamat kembali ke home base Yonif 143/TWEJ dan kembali berkumpul dengan keluarga kalian. Perhatikan faktor keamanan personel dan materiil selama dalam perjalanan serta sampaikan salam untuk keluarga.
Selanjutnya dilaksanakan Upacara Penyambutan Satgas Yonif 143/TWEJ. Bertindak sebagai IRUP pada Upacara Penyambutan langsung Gubernur Lampung, Bapak M. Ridho Ficardo. Turur hadir dalam upacara penyambutan, Pangdam II/Swj, Kapolda Lampung, Danrem 043/Gatam, Danlanal Lampung, Danlanud ATK Menggala, Asisten Kasdam II/ Swj, Kasrem dan Para Kasi Korem 043/Gatam, Para Dandim Jajaran Korem 043/Gatam, Dan / Ka Satdisjan Jajaran Korem 043/Gatam, Dan / Ka Balak Korem 043/Gatam dan Ketua Persit KCK Koorcab Rem 043 PD II/Swj beserta pengurus serta peserta upacara dari satuan Makorem 043/Gatam, Satuan Marinir, Satuan Lanal Lampung, Satuan Angkatan Udara dan satuan Brimob Polda Lampung.
Dalam Amanatnya, Gubernur Lampung menyampaikan Atas nama keluarga besar Gubernur Lampung dan seluruh masyarakat Provinsi Lampung mengucapkan selamat datang kepada prajurit Satgas Yonif 143/TWEJ, karena keberhasilan Satgas ini telah membanggakan bukan hanya Kodam II/Swj, tetapi juga Provinsi Lampung yang kita cintai ini.
Selanjutnya, Beliau juga menyampaikan bahwa ini merupakan tugas mulia dan berat, karena di perbatasan Kalimantan Barat ditemukan banyak permasalahan menonjol, terutama aktivitas berbagai kegiatan illegal seperti permasalahan perambahan hutan, tambang illegal, pelintas batas, human trafficking dan tindakan kriminal seperti penyelundupan Narkoba, dengan memanfaatkan berbagai celah yang ada di wilayah perbatasan.
Dengan telah selesainya penugasan ini,lakukan pengamanan materiil dan berita, terutama yang berkenaan dengan pengalaman penugasan. Karena tidak semua yang kalian lihat, dengar, rasakan dan alami selama di daerah penugasan dapat diberitahukan kepada orang lain. Apalagi yang menyangkut dengan rahasia tentara sebagaimana yang tertuang dalam Sumpah Prajurit ke - 5. Laksanakan kegiatan harcegah terhadap alat peralatan dengan baik sebelum penggudangan, sehingga peralatan tersebut tetap dapat digunakan pada penugasan di masa yang akan datang.
Mengakhiri amanatnya, Gubernur Lampung menyampaikan ucapan Selamat kembali ke home base Yonif 143/TWEJ dan kembali berkumpul dengan keluarga kalian. Perhatikan faktor keamanan personel dan materiil selama dalam perjalanan serta sampaikan salam untuk keluarga.

















