



Penrem 043/Gatam.
Latihan Pendidikan Dasar Militer Angkatan XXXV Gelombang – II Komando Resimen Mahasiswa Raden Intan Lampung Tahun 2015 pada hari Senin, tanggal 16 Februari 2015 secara resmi dibuka oleh Komandan Korem 043/Gatam, Kolonel Arm Drs. Winarto, M.Hum dengan upacara pembukaan latihan bertempat di Lapangan Upacara Yonif 143 / Tri Wira Eka Jaya.
Upacara Pembukaan latihan dihadiri oleh pejabat yang mewakili Gubernur Lampung, pejabat mewakili Kapolda Lampung, Kakesbangpol Provinsi Lampung, Pejabat yang mewakili Ketua DPRD Prov dan Kota Bandar Lampung, Pejabat yang mewakili Danbrigif 3 Marinir, Danyonif 143/TWEJ serta para tamu dan undangan.
Dalam amanatnya, Komandan Korem 043/Gatam menyampaikan bahwa melalui kegiatan latihan ini, dapat memelihara dan mempererat hubungan tali silaturrahmi diantara kita semua, sehingga “ Kemanunggalan TNI dengan rakyat” benar - benar solid dan kompak, jelas Danrem.
Disampaikan pula oleh Danrem bahwa pandangan tentang Wawasan Kebangsaan kepada adik - adik Menwa semoga dapat bermanfaat sehingga adik - adik Menwa dapat berperan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Nilai - nilai kebangsaan yang selama ini sangat kuat dalam kehidupan Bangsa Indonesia, sudah mulai luntur dan bahkan hampir hilang, sehingga menimbulkan dampak yang mengakibatkan berbagai bentuk pergeseran tata nilai kehidupan masyarakat yang bersifat alami, serta adanya berbagai ragam gesekan dan benturan. Untuk itu, kita harus membangun dan memperkokoh kembali kadar penguasaan nilai - nilai moral, etika dan mental spiritual yang berdasarkan kepada ciri, jati diri dan landasan fundamental bangsa, pungkas Kolonel Arm Winarto .
Ditambahkan pula bahwa kita memiliki alamnya sangat subur dan terletak diantara dua Benua dan dua Samudra Besar. Dengan demikian, Negara indonesia memiliki posisi yang sangat strategis dibandingkan dengan negara lain dan posisi ini juga menyebabkan banyak bangsa - bangsa lain di dunia sejak dulu ingin sekali menguasai bumi nusantara kita. Untuk itu, marilah kita sadar dan bangkit untuk ikut bertanggung jawab terhadap kelangsungan bangsa dan negara kita yang telah dibangun oleh pejuang - pejuang pendahulu kita, dengan dilandasi rasa persatuan dan kesatuan yang tinggi dalam rangka mewujudkan cita - cita bersama yaitu masyarakat adil dan makmur. Rasa kebersamaan tersebut bukan dibangun atas dasar asal usul, suku bangsa, adat istiadat, agama, dan ras, melainkan atas dasar senasib dan sepenanggungan sebagai warga negara Indonesia. Kita semua berharap, dengan kebersamaan, persatuan dan kesatuan bangsa, segera terwujud cita - cita bangsa. Dan tak lupa, saya berpesan kepada adik - adik Menwa sekalian untuk dapat berperan aktif dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, menutup amanatnya
Upacara Pembukaan latihan dihadiri oleh pejabat yang mewakili Gubernur Lampung, pejabat mewakili Kapolda Lampung, Kakesbangpol Provinsi Lampung, Pejabat yang mewakili Ketua DPRD Prov dan Kota Bandar Lampung, Pejabat yang mewakili Danbrigif 3 Marinir, Danyonif 143/TWEJ serta para tamu dan undangan.
Dalam amanatnya, Komandan Korem 043/Gatam menyampaikan bahwa melalui kegiatan latihan ini, dapat memelihara dan mempererat hubungan tali silaturrahmi diantara kita semua, sehingga “ Kemanunggalan TNI dengan rakyat” benar - benar solid dan kompak, jelas Danrem.
Disampaikan pula oleh Danrem bahwa pandangan tentang Wawasan Kebangsaan kepada adik - adik Menwa semoga dapat bermanfaat sehingga adik - adik Menwa dapat berperan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Nilai - nilai kebangsaan yang selama ini sangat kuat dalam kehidupan Bangsa Indonesia, sudah mulai luntur dan bahkan hampir hilang, sehingga menimbulkan dampak yang mengakibatkan berbagai bentuk pergeseran tata nilai kehidupan masyarakat yang bersifat alami, serta adanya berbagai ragam gesekan dan benturan. Untuk itu, kita harus membangun dan memperkokoh kembali kadar penguasaan nilai - nilai moral, etika dan mental spiritual yang berdasarkan kepada ciri, jati diri dan landasan fundamental bangsa, pungkas Kolonel Arm Winarto .
Ditambahkan pula bahwa kita memiliki alamnya sangat subur dan terletak diantara dua Benua dan dua Samudra Besar. Dengan demikian, Negara indonesia memiliki posisi yang sangat strategis dibandingkan dengan negara lain dan posisi ini juga menyebabkan banyak bangsa - bangsa lain di dunia sejak dulu ingin sekali menguasai bumi nusantara kita. Untuk itu, marilah kita sadar dan bangkit untuk ikut bertanggung jawab terhadap kelangsungan bangsa dan negara kita yang telah dibangun oleh pejuang - pejuang pendahulu kita, dengan dilandasi rasa persatuan dan kesatuan yang tinggi dalam rangka mewujudkan cita - cita bersama yaitu masyarakat adil dan makmur. Rasa kebersamaan tersebut bukan dibangun atas dasar asal usul, suku bangsa, adat istiadat, agama, dan ras, melainkan atas dasar senasib dan sepenanggungan sebagai warga negara Indonesia. Kita semua berharap, dengan kebersamaan, persatuan dan kesatuan bangsa, segera terwujud cita - cita bangsa. Dan tak lupa, saya berpesan kepada adik - adik Menwa sekalian untuk dapat berperan aktif dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, menutup amanatnya












