
Penrem 043/Gatam.
Upacara bendera pada hari senin kali ini agak berbeda pada upacara sebelumnya, karena pada upacara bendera tersebut seluruh pejabat upacara yang bertugas dijabat oleh prajurit Kowad Korem 043/Gatam. Selain untuk memantapkan profesionalisme prajurit khususnya prajurit wanita (Kowad) juga yang lebih terpenting lagi adalah sebagai emansipasi wanita dalam rangka memperingati Hari Kartini pada tanggal 21 April 2015. Mulai dari pejabat Pembawa Acara, Pengucap Sapta Marga, Petugas Pengibar Bendera dan Para Pejabat Komandan Kompi serta Pejabat Komandan Peleton seluruhnya dijabat oleh prajurit Kowad. Adapun pejabat Komandan upacara yang bertugas adalah Kapten Caj (K). Nurmalasari ( Ka Setum Korem 043/Gatam), dan pejabat sebagai Perwira Upacara adalah Peltu. Hartati dari Staf Penerangan Korem 043/Gatam, (20/4).
Upacara bendera yang dimulai pukul 07.00 WIB ini berlangsung dalam penuh khikmat. Disampaikan bahwa Upacara bendera dengan petugas perempuan baru pertama kali ini dilakukan. Tujuannya untuk menunjukkan peran serta dari prajurit Kowad dalam melaksanakan tugas yang bersifat non tempur sesuai kodrat dan emansipasinya, kata Komandan Korem 043/Gatam, Kolonel Arm Drs. Winarto, M.Hum, usai upacara.
Danrem menyebutkan, bahwa prajurit Kowad sebagai perwujudan Kartini masa kini yang harus terus belajar dan mengembangkan wawasan, sehingga kemampuannya sejajar dengan prajurit pria. Melalui kecerdasan dan ketangguhannya, Kowad dapat mengharumkan nama kaum perempuan yang dahulunya dianggap sebagai makhluk lemah. Kini kaum perempuan berhasil menempati posisi-posisi strategis di satuan TNI.
Bersama sama dengan prajurit pria khususnya dalam tubuh TNI Angkatan Darat, Kowad ikut serta dalam pertahanan negara sesuai kodratnya. Kowad harus mengedepankan ketaatan dan kepatuhan yang didukung kesadaran untuk menunaikan tugas dan kewajiban sesuai aturan dan tata tertib kehidupan prajurit yang dilandasi Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan 8 Wajib TNI,” ujar Danrem.
Danrem juga mengatakan, bahwa minat para wanita remaja yang ingin bergabung menjadi prajurit Kowad saat ini meningkat. Kowad mendapat kesempatan sama dengan prajurit pria untuk mengembangkan diri, baik melalui pendidikan maupun penugasan, terutama bidang non tempur, terang Danrem. Adapun pelaksanaan upacara bendera berjalan tertib dan lancar.
Upacara bendera yang dimulai pukul 07.00 WIB ini berlangsung dalam penuh khikmat. Disampaikan bahwa Upacara bendera dengan petugas perempuan baru pertama kali ini dilakukan. Tujuannya untuk menunjukkan peran serta dari prajurit Kowad dalam melaksanakan tugas yang bersifat non tempur sesuai kodrat dan emansipasinya, kata Komandan Korem 043/Gatam, Kolonel Arm Drs. Winarto, M.Hum, usai upacara.
Danrem menyebutkan, bahwa prajurit Kowad sebagai perwujudan Kartini masa kini yang harus terus belajar dan mengembangkan wawasan, sehingga kemampuannya sejajar dengan prajurit pria. Melalui kecerdasan dan ketangguhannya, Kowad dapat mengharumkan nama kaum perempuan yang dahulunya dianggap sebagai makhluk lemah. Kini kaum perempuan berhasil menempati posisi-posisi strategis di satuan TNI.
Bersama sama dengan prajurit pria khususnya dalam tubuh TNI Angkatan Darat, Kowad ikut serta dalam pertahanan negara sesuai kodratnya. Kowad harus mengedepankan ketaatan dan kepatuhan yang didukung kesadaran untuk menunaikan tugas dan kewajiban sesuai aturan dan tata tertib kehidupan prajurit yang dilandasi Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan 8 Wajib TNI,” ujar Danrem.
Danrem juga mengatakan, bahwa minat para wanita remaja yang ingin bergabung menjadi prajurit Kowad saat ini meningkat. Kowad mendapat kesempatan sama dengan prajurit pria untuk mengembangkan diri, baik melalui pendidikan maupun penugasan, terutama bidang non tempur, terang Danrem. Adapun pelaksanaan upacara bendera berjalan tertib dan lancar.












