
Penrem 043/Gatam.
Kabupaten Lampung Utara sepanjang tahun 2015 berpotensi mengalami instabilitas keamanan yang disebabkan kerawanan akibat bencana alam dan kerawanan ekonomi sosial masyarakat. Hal itu yang disampaikan Komandan Distrik Militer 0410/Kota Bandar Lampung, Letkol Inf Arie Priyanto Widatmoko saat membacakan amanat tertulis Komandan Korem 043 Gatam, Kolonel Arm Winarto, pada Acara Briefing Peserta Latihan posko Kodim/0412 Lampura yang diikuti seluruh anggota TNI itu di halaman Makodim 0412/Lampung Utara setempat, Rabu (3/6/2015), sekitar pukul 09.00 WIB.
Dalam amanatnya, Danrem 043/Gatam menyampaikan bahwa Latihan Posko I Kodim 0412/Lampura yang akan dilaksanakan selama tiga hari dimulai sejak Rabu (3/6/2015) hingga Jumat (5/6/2015) mendatang merupakan salah satu metode latihan taktis tanpa pasukan yang bertujuan memelihara dan meningkatkan kemampuan komandan dan staf melalui Prosedur Hubungan Komandan dan Staf untuk merencanakan, menyiapkan dan melaksanakan Operasi Bantuan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat.
Dalam skenario latihan Posko I ini diharapkan benar-benar realistis sesuai dengan dinamika kemungkinan bencana alam yang dapat terjadi di wilayah Kabupaten Lampura. Sehingga dalam penanganan penanggulangan bencana yang sesungguhnya, seluruh personel jajaran Kodim 0412/Lampura akan mampu bertindak dengan cepat, tepat, dan tuntas dalam mengatasi bencana yang terjadi serta mampu memberikan bantuan kepada pemkab terhadap ancaman dan permasalahan yang mungkin terjadi, tegas Danrem dalam amanatnya.
Danrem 043/Gatam juga menjelaskan konsekuensi aparat territorial wilayah harus memiliki tingkat kesiapan dan profesionalisme yang tinggi agar mampu mengoordinasikan kegiatan operasi bantuan kepada Pemkab sebagai bagian dari tugas TNI sesuai UU No. 34 Tahun 2004 tentang TNI dalam melaksanakan tugas operasi militer baik Operasi Militer Perang maupun Operasi Militer Selain Perang. Dengan mengevaluasi perkembangan situasi wilayah Kodim 0412 kini, latihan posko I akan mengangkat materi tentang penanggulangan bencana alam dan penanganan kriminalitas yang terjadi di masyarakat, tegas Danrem pula.
Dalam arahannya, Komandan Korem 043/Gatam juga menyampaikan atensi khusus sebagai penekanan untuk diaplikasikan selama penyelenggaraan Latihan Posko I, yakni Kodim 0412 dapat memanfaatkan latihan tersebut untuk menguji profesionalisme satuan yang telah ada agar protap yang disusun mampu dioperasionalkan sesuai dengan perkembangan situasi.
Pelaksanaan latihan Posko I dapat dijadikan momentum untuk meningkatkan profesionalisme bidang penguasaan manajemen operasi khususnya di bidang pelaksanaan operasi, pelaksanaan yang dilakukan sesuai dengan realita yang sebenarnya dan melibatkan aparat Polri dan Pemkab. Danrem juga mengharapkan Latihan Posko I ini dapat dijadikan sebagai momentum untuk menempa kualitas Komandan dan para Perwira serta Staf guna mewujudkan profesionalisme dalam melaksanakan tugas pembinaan teritorial maupun dalam tugas operasi militer dalam teritorial selain perang.Komandan Kodim dan Perwira staf dalam melaksanakan operasi pelatihan bantuan kepada Pemkab setempat tidak menyimpang dari landasan hukum yang telah ditentukan Komando Atas," katanya.
Dalam amanatnya, Danrem 043/Gatam menyampaikan bahwa Latihan Posko I Kodim 0412/Lampura yang akan dilaksanakan selama tiga hari dimulai sejak Rabu (3/6/2015) hingga Jumat (5/6/2015) mendatang merupakan salah satu metode latihan taktis tanpa pasukan yang bertujuan memelihara dan meningkatkan kemampuan komandan dan staf melalui Prosedur Hubungan Komandan dan Staf untuk merencanakan, menyiapkan dan melaksanakan Operasi Bantuan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat.
Dalam skenario latihan Posko I ini diharapkan benar-benar realistis sesuai dengan dinamika kemungkinan bencana alam yang dapat terjadi di wilayah Kabupaten Lampura. Sehingga dalam penanganan penanggulangan bencana yang sesungguhnya, seluruh personel jajaran Kodim 0412/Lampura akan mampu bertindak dengan cepat, tepat, dan tuntas dalam mengatasi bencana yang terjadi serta mampu memberikan bantuan kepada pemkab terhadap ancaman dan permasalahan yang mungkin terjadi, tegas Danrem dalam amanatnya.
Danrem 043/Gatam juga menjelaskan konsekuensi aparat territorial wilayah harus memiliki tingkat kesiapan dan profesionalisme yang tinggi agar mampu mengoordinasikan kegiatan operasi bantuan kepada Pemkab sebagai bagian dari tugas TNI sesuai UU No. 34 Tahun 2004 tentang TNI dalam melaksanakan tugas operasi militer baik Operasi Militer Perang maupun Operasi Militer Selain Perang. Dengan mengevaluasi perkembangan situasi wilayah Kodim 0412 kini, latihan posko I akan mengangkat materi tentang penanggulangan bencana alam dan penanganan kriminalitas yang terjadi di masyarakat, tegas Danrem pula.
Dalam arahannya, Komandan Korem 043/Gatam juga menyampaikan atensi khusus sebagai penekanan untuk diaplikasikan selama penyelenggaraan Latihan Posko I, yakni Kodim 0412 dapat memanfaatkan latihan tersebut untuk menguji profesionalisme satuan yang telah ada agar protap yang disusun mampu dioperasionalkan sesuai dengan perkembangan situasi.
Pelaksanaan latihan Posko I dapat dijadikan momentum untuk meningkatkan profesionalisme bidang penguasaan manajemen operasi khususnya di bidang pelaksanaan operasi, pelaksanaan yang dilakukan sesuai dengan realita yang sebenarnya dan melibatkan aparat Polri dan Pemkab. Danrem juga mengharapkan Latihan Posko I ini dapat dijadikan sebagai momentum untuk menempa kualitas Komandan dan para Perwira serta Staf guna mewujudkan profesionalisme dalam melaksanakan tugas pembinaan teritorial maupun dalam tugas operasi militer dalam teritorial selain perang.Komandan Kodim dan Perwira staf dalam melaksanakan operasi pelatihan bantuan kepada Pemkab setempat tidak menyimpang dari landasan hukum yang telah ditentukan Komando Atas," katanya.












