• Galeri Foto
  • Galeri Foto
  • Galeri Foto
Solid, Profesional, Tangguh, Modern, Berwawasan Kebangsaan dan Dicintai Rakyat..

Danrem 043/Gatam Terima Audiensi Pengurus Gereja Katedral Bandar Lampung.

Penrem 043/Gatam.

Bandar Lampung 8/11/19.Danrem 043/Gatam Kolonel Inf Taufiq Hanafi menerima kunjungan pengurus Gereja Katolik Katedral Kristus Raja Bandar Lampung bertempat diruang kerja loby Danrem  043/Gatam Kedaton Bandar Lampung.

Kedatangan Pengurus Gereja Katolik Katedral Kristus Raja Bandar Lampung ini dipimpin oleh Romo YB Sujanto dan kunjungan tersebut adalah sebagai bentuk silaturahmi dan suatu agenda keagamaan dari Pengurus Gereja Katolik Katedral Bandar Lampung untuk menjaga kerukunan hidup umat beragama terutama di wilayah Korem 043/Gatam.
Danrem 043/Gatam menyampaikan ucapan terimakasih atas kunjungan Pengurus Gereja Katolik Katedral Kristus Raja Bandar Lampung karena melalui silaturahmi keagamaan akan membawa dampak positif bagi kehidupan beragama dan saling menghargai antar umat beragama,Danrem 043/Gatam mengatakan, bahwa Korem 043/Gatam  akan senantiasa mengajak seluruh umat beragama untuk mendukung terciptanya kerukunan umat beragama.

Pada kesempatan tersebut, Danrem 043/Gatam berharap melalui para tokoh agama akan terjalin silaturrahmi dan komunikasi yang baik antar masyarakat di wilayah Korem 043/Gatam di wilayah Bandar Lampung khususnya dan umum diwilyah provinsi Lampung, sehingga tercipta persatuan dan kesatuan antar umat beragama serta akan tercipta keamanan wilayah yang kondusif.

Dalam kesempatan tersebut Romo YB Sujanto menyampaikan permohonan kepada Danrem 043/Gatam  untuk hadir sebagai tamu kehormatan sekaligus melihat pembangunan Gereja Katedral yang sedang direnovasi.
Turut hadir dan mendampingi Danrem 043/Gatam pada acara ini, Para Kasi  dan satkabalak Korem 043/Gatam.

Kodim 0422/LB Gelar Upacara Pembukaan Binter Terpadu TA 2019

Penrem 043/Gatam.

Liwa, Dalam Program Kodim 0422/LB melalui kegiatan pembinaan teritorial untuk memberdayakan wilayah pertahanan dan mempererat komunikasi sosial masyarakat dalam menjaga Kemanunggalan TNI dan Rakyat, Jumat (8/11) Kodim 0422/LB menggelar upacara pembukaan kegiatan Binter terpadu.

Upacara  Pembukaan Binter Terpadu TA 2019, langsung di pimpin oleh Dandim 0422/LB Letkol Kav Adri Nurcahyo, S.T., M. S.i., yang  di ikuti 1 SSK Prajurit Kodim, 1 Peleton anggota Polres Lambar, 1Peleton Pol PP, Pelajar dan Pramuka,  masyrakat, dan FKPPI, bertyempat diLapangan Upacara Kodim 0422/LB Kelurahan Waymengaku Kecamatan Balik Bukit Kabupaten Lampung Barat.

Kegiatan di hadiri oleh Ibu Persit Kartika Candra Kirana cab XLIV DIM 0422/LB, Pgs Pasiter Kodim 0422/LB Kapten Inf Waniran, Pasilog Kodim 0422/LB Kapten Cba Indra Jaya, Pgs Pers Kodim 0422/LB Kapten Inf Suroto, Kasat Pol PP di wakili Kasiopsdal Pol PP Misranto, kanitbinmas Polsek Ipda Saptudin, Staf Ahli Bupati Edy Yusup,  Ketua FKPPI, PSHT cab Lambar, Siger Shooting Club Lampung Barat.

Dalam Amanatnya Dandim 0422/LB Letkol Kav Adri Nurcahyo, S.T., M. S.i., menyampaikan " Program Pembinaan Teritorial terpadu di  wilayah  Binter   Kecamatan Balik Bukit ini merupakan kegiatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat secara terpusat dengan tujuan untuk memberdayakan wilayah ketahanan guna memantapkan ruang, alat dan kondisi juang yang tangguh, sesuatu dengan tema yang di usung dalam kegiatan Binter ", Ucapnya

" Program Pembinaan teritorial Kodim 0422/LB ini di pusatkan di kelurahan Way mengaku Kecamatan Balik Bukit, juga diharapkan,  dapat menyentuh di masyarakat guna mempererat hubungan komunikasi sosial masyarakat dalam menjaga kemanunggalan TNI dan rakyat,  serta penguatan motifasi Kesadaran Bela Negara Pada Generasi Muda atau anak sekolah dan masyarakat,” tegas Letkol Kav Adri Nurcahyo, S.T., M. S.i.
                                            

Babinsa Kodim 0429/Lampung Timur Kawal Pendistribusian Bibit Padi.

Penrem 043/Gatam.

Lampung Timur 8/11/19.Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 429-08/Raman Utara Serma Supriyadi melaksanakan pendampingan pendistribusian bibit padi, di 12 Kelompok Tani, bertempat di Dam Raman, Kecamatan Raman Utara, Kabupaten Lampung Timur.

Adapun jenis padi berasal dari Varietas Mikongga dengan total Jumlah 15000 KG/ 15 Ton dengan dibagi-bagi dalam kemasan 5 KG dan diperuntukan untuk 12 Kelompok tani yang ada di Raman Utara.

Pada kesempatan Serma Supriyadi mengatakan,”Selaku Babinsa kami akan terus mendampingi Proses pendistribusian benih padi bantuan dari pemerintah ini supaya seluruh kelompok tani di Kecamatan Raman Utara dapat menerima sesuai ketentuan, harus tepat sasaran Jangan sampai jatuh ke tangan yang salah atau bukan dari kelompok tani tersebut,”

Lanjutnya, tujuan pemberian benih tersebut nantinya untuk meningkatkan daya produksi atau hasil panen khususnya di wilayah Kecamatan Raman Utara dan Dengan adanya bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan hasil produktivitas panen di masa tanam yang berikutnya,” Ujar Serma Supriyadi.

Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian Babinsa khususnya di wilayah Koramil 429-08/Raman Utara kepada para petani, agar mendapatkan bibit Padi yang berkualitas unggul sehingga dapat menghasilkan Padi yang melimpah dan berkualitas baik serta agar pembagian bibit Padi merata diseluruh kelompok Tani.

Danrem 043/Gatam Terima Audensi Ikatan Motor Indonesia (IMI)

Penrem 043/Gatam

  Bertempat Diruang Loby Makorem 043/Gatam Komandan Korem 043/Gatam Kolonel Inf Taufiq Hanafi terima Audensi dari Ikatan Motor Indonesia (IMI).Bandar Lampung Kamis 7/11/2019. 

  Adapun  tujuan Seketaris Ikatan Motor Indonesia (IMI) Lampung bapak Romi Lukman Hakim bersama anggota. kegiatan ini guna meningkatkan tali silaturahmi dan memperkenalkan diri dengan Korem 043/Gatam kegiatan berjalan aman dan lancar serta penuh keakraban.

  Turut hadir mendampingi Dandim 0410/Kbl Kol Inf Romas Herlandes, Kasiter Korem 043/Gatam Letkol Inf Sahnun, Kasiops Korem 043/Gatam Letkol Inf Erwinsyah Taufan, Pasiintel Korem 043/Gatam Mayor Inf Fajar dan Kapenrem 043/Gatam Kapten Inf Makruf.

Pertemuan Dharma Pertiwi Koorcab Lampung Daerah B Dibekali Ceramah Bahaya Paham Radikalisme.

Penrem 043/Gatam.

Bandar Lampung, Untuk mempererat silaturahmi serta memupuk rasa kebersamaan sesama istri prajurit, Dharma Pertiwi Koorcab Lampung Daerah B melaksanakan pertemuan gabungan sekaligus menerima pembekalan kepada anggotanya tentang Bahaya Paham Radikalisme dan Himbauan Bijak dan Santun dalam Bermedsos, kamis (07/11) pukul 8.30 wib, bertempat di Aula A Yani Makorem 043/Gatam.Bandar Lampung.

Kegiatan yang diikuti dan dihadir Kabinda Lampung Brigjen TNI. Ig. Wahyu Hadi, Danrem 043/Gatam Kolonel Inf. Taufiq Hanafi, Pemateri/Anggota Binda Lampung Letkol Cku. Raya Hariyanto, Ketua Dharma Pertiwi Pengurus Koordinasi Cabang Lampung Daerah B Ny. Rica Taufiq Hanafi dan 70 anggota Dharma Pertiwi Lampung.

Dalam sambutannya, Ketua Dharma Pertiwi Pengurus Koordinasi Cabang Lampung Daerah B Ny.Rica Taufiq Hanafi menyampaikan, “ Paham radikal menyasar keseluruh komponen masyarakat, semua kalangan memiliki potensi terpapar radikalisme, dan menurut BNPT adalah suatu sikap revolusioner secara drastis dengan melakukan aksi ekstrem, hal ini menjadi darurat dan ancaman nyata bagi masyarakat kita “,

“ Diharapkan Ceramah Bahaya Radikalisme dapat menambah wawasan radikalisme sehingga dapat melindungi keluarga dari paham radikalisme dan bijak dalam bermedia sosial “ ujar Ny.Rica Taufiq Hanafi

Pada kesempatan tersebut pemateri Letkol Cku Raya Hariyanto, menyampaikan “  Radikalisme memliki beragam definisi berdasarkan dengan pengalaman, Pertama, Radikalisme memiliki definisi bahwa gerakan miral radikal, Kedua, sumber dari BNPT bahwa radikalisme merupakan sikap anti Pancasila dan Intoleran tidak mau menerima paham - paham lain, dan Ketiga, radikalisme paham tafkhiri yakni menuduh kafir kepada yang bukan kelompoknya “,

“ Yang menjadi concern kita adalah radikalisme dalam konteks ibu - ibu Dharma Pertiwi. Bahwa radikalisme perlu kita hindari karena merupakan gurunya dari sifat - sifat radikalisme, adapun pengertian radikalisme disesuaikan pada ibu – ibu, karena terkait viralnya diskusi publik (medsos), hal tersebut yang perlu kita diskusikan agar ada mekanisme dan forum tentang radikalisme secara terbatas untuk menghindari forum terbuka di medsos yang dapat menjadi sanksi hokum “,

“ Hingga saat ini, istilah radikalisme memiliki definisi sebagai manipulator agama, Kepentingan diskusi ini untuk mencegah ibu - ibu melakukan diskusi publik di medsos sebagai antisipasi, maka dari itu, menyamakan pemahaman tentang radikalisme, sehingga tidak secara sembarangan membuka forum di medsos “ tegas pemateri Letkol Cku Raya Hariyanto.

You are here: Home