• Galeri Foto
  • Galeri Foto
  • Galeri Foto
Solid, Profesional, Tangguh, Modern, Berwawasan Kebangsaan dan Dicintai Rakyat..

Danrem 043/Gatam Kolonel Kav Erwin Djatniko, S.Sos Pantau Lewat Udara

Penrem 043/Gatam.

      Lampung Selatan, Komandan  Korem 043/Gatam Kolonel Kav Erwin Djatniko, S.Sos, minggu (30/12)  memantau situasi lokasi pasca Tsunami Kabupaten Lampung selatan secara keseluruhan melalui Udara.

      Berangkat dari lapangan PU Cipta Karya Kabupaten Lampung Selatan, dengan menggunakan Helly Bell milik TNI AD.

      Dalam kegiatan pemantauan melalui udara, Danrem 043/Gatam didampingi Dandim 0421/Lamsel Letkol Kav Robinson Octovianus Bessie, S.H, dan Kapolres Lampung Selatan AKBP Syahran.

Tak Kenal Lelah Prajurit Korem 043/Gatam Terus Bantu Bersihkan Lokasi Reruntuhan Bangunan Terkena Tsunami.

Penrem 043/Gatam.

     Prajurit Korem 043/Gatam yang tergabung dalam Satgas Bencana Tsunami Desa Way Muli Kecamatan Rajabasa Kabupaten Lampung Selatan, minggu (30/12) tetap terus bekerja membersihkan Reruntuhan yang terkena Tsunami Desa Way Muli.

     Pembersihan puing puing reruntuhan dilaksanakan dengan menggunakan alat berat sapator, selanjutnya puing puing reruntuhan dikumpulkan untuk di  
Buang ke lokasi yang telah ditentukan.

     Dakam pengarahannya Kasi Ops Korem 043/Gatam Letkol Arh Faris Kurniawan ST, kepada Anggota  Satgas Tsunami, sebelum melaksanakan kegiatan menyampaikan, " Terima kasih kepada seluruh Prajurit yang tergabung dalam Satgas, telah  tulus dan ikhlas dalam melaksanakan tugas yang sangat mulia ini ",

     " Dan saya berharap tetap perhatikan keselamatan dalam melaksanakan semua kegiatan dan jangan lupa Jaga nama baik kesatuan kita yang kita cintai " tutup Kasi Ops Korem 043/Gatam.

2.923 Prajurit TNI AD tetap fokus bantu korban Tsunami Banten Lampung



Penrem 043/Gatam

Pasca Tsunami Selat Sunda yang terjadi 8 hari lalu (Sabtu,22/12/18), satuan jajaran TNI AD yang digelar di Lampung beserta unsur TNI dan Instansi terkait lainnya, masih tetap fokus melakukan upaya penyelamatan, evakuasi serta berbagai kegiatan penyokong lainnya.Tersebut disampaikan oleh Kapendam II/Swj Kolonel Inf Djohan Darmawan dalam rilis tertulisnya, Palembang, Minggu (30/12/18).

Dijelaskannya, Satgas yang di Bawah Kendali Operasi (BKO) Danrem 043/Gatam Kolonel Kav Erwin Djatniko masih terus melakukan upaya penyelamatan, evakuasi dan pendataan korban, serta berbagai kegiatan penopang lainnya bagi masyarakat terutama yang berada di pengungsian.  “Sampai hari ini Satgas masih berada di lapangan untuk bantu evakuasi korban yang belum ditemukan, pembersihan sisa puing-puing bangunan yang rusak, pemberian bantuan makanan dan pengobatan kepada masyarakat di pengungsian,”jelasnya.

 Juga diterangkannya dampak yang ditimbulkan tsunami Selat Sunda menimbulkan kerusakan yang banyak, diantaranya 1 Puskesmas, 7 Hotel, 7 Masjid, 6 Sekolah, 25 Warung Kuliner dan 190 unit Perahu rusak berat. “Sementara itu, berdasar data yang ada, kerusakan bangunan rumah yaitu 543 unit rusak berat, 70 rusak sedang dan 97 rusak ringan”, tandas Djohan.

 Lulusan Akmil 1996 ini juga menyampaikan data sementara pengungsi di wilayah Lampung hingga hari ke-8 pasca tsunami Selat Sunda, yaitu mencapai 7.492 orang dari 36 tempat pengungsian.

 Lebih lanjut Djohan menyampaikan, jika dalam beberapa waktu terakhir ini lebih fokus kepada upaya penyelematan dan evakuasi warga di Pulau Sebesi dan Pulau Sebuku yang beberapa hari sebelumnya terkendala akan transportasi. “Termasuk mendistribusikan bantuan kemanusiaan dari Kasad, Persit (Persatuan Istri Tentara) dan mitra TNI yang dikirim serentak 3 hari lalu, serta berbagai bantuan pihak lainya,” imbuh Djohan.

Senada dengan yang disampaikan oleh Kapendam II/Swj, dari Pandeglang Danyon Mandala Yudha Kolonel Inf Michael Asmi dalam riilis tertulisnya juga mengatakan pasukan yang dipimpinnya itu hingga kini masih melakukan upaya pencarian dan evakuasi korban serta membantu penyaluran logistik.

“Pasukan dari Yon Mandala Yudha yang diterjunkan saat ini telah mencapai 1 kompi dan di BKO kan ke jajaran Korem 064 Maulana Yusuf,” jelas Asmi.

“Sesuai perintah, saat ini kita difokuskan untuk melakukan upaya bantuan penyelamatan, evakuasi, pembersihan puing dan pembukaan akses di wilayah Kecamatan Sumur yang sempat terisolir. “Termasuk, mendistribusikan bantuan dari Kasad, Persit dan Mitra TNI yang kemarin di dorong dari Mabesad. Alhamdulillah, bantuan tersebut dapat terdistribusi dengan lancar,” imbuhnya. Asmi juga memberikan apresiasi kepada warga yang turut berpartisipasi membantu kelancaran distribusi setiap bantuan. Warga disini sangat guyub dan bergotong royong. Meski sedang mengalami keterbatasan mereka saling bahu membahu dan berbagi satu sama lain,” tandasnya.

Terkait dengan korban, Asmi mengungkapkan bahwa pihaknya telah berhasil mengevakuasi korban meninggal sejumlah 54 orang jenazah. Tim kita masih melakukan pencaharian terhadap koran yang masih hilang di Kecamatan Sumur,” ungkap lulusan Akmil 1997 ini.
 Sosok yang pernah tampil dalam film Merah Putih Memanggil ini juga menyampaikan, saat ini prajuritnya masih tetap fokus dalam menjalankan tugas bantuan kemanusiaan di wilayah Pandeglang.

 “Kemarin dan hari ini, bersama para Babinsa , relawan dan berbagai instansi terkait, membantu pendistribusian logistik di Kecamatan Sumur Kompleks meliputi Kampung Cipining, Cigaronggong dan Paniis.

Pendistribusian direncanakan akan sampai di Kampung paling ujung bagian barat Pulau Jawa yaitu Kampung Ujung Jaya,” pungkasnya. 

Berdasarkan data yang ada, pasukan TNI AD yang tergelar di Banten dan Lampung mencapai 2.923 orang, diantaranya 1.845 orang di BKO kan kepada Korem 064/MY di wilayah Banten dan 1.088 orang di BKO kan kepada Korem 043/Gatam di wilayah Lampung. Tidak hanya perkuatan personel saja melainkan juga sarana transportasi truk, helikopter Penerbad, dapur lapangan, fasilitas Rumah Sakit Lapangan dan lain sebagainya. (Dispen

KASAD LUNCURKAN BANTUAN KE KORBAN TSUNAMI DI LAMSEL



Penrem 043/Gatam

Lampung Selatan-Bencana alam Tsunami  yang merenggut  ratusan  nyawa dan puluhan rumah serta berbagai fasilitas umum, di wilayah teritorial Kodim 0421 Lampung Selatan, tepatnya di Pesisir Kalianda Raja Basa  menarik perhatian  Letnan Jenderal (Letjen) TNI Andika Perkasa sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD). Dengan meluncur kan bantuan berupa bahan makanan yang langsung diserahkan oleh Kolonel Inf Daryatmo (Paban 3 wamilterad)  kepada para korban Tsunami di Indoor Lapangan Tenis Kabupaten kalianda. Pada Jumat, (28/12).

 Di jajaran Korem 043/Gatam Kolonel Kav Erwin Djatniko  di dampingi  Kapendam 043/Gatam dan Kasi Terrem 043/Gatam   turun langsung ke lokasi melihat dampak musibah bencana yang menimpa rakyat diwilayah tanggung jawab teritorialnya dan memerintahkan para Danramil dan babinsa agar dapat memberikan bantuan yang tepat sasaran dan dibutuhkan rakyat wilayah yang tertimpa musibah bencana, termasuk di Wilayah pulau Sebuku dan sebesi yang masih ada Warga belum mengungsi.

Batuan berupa Mie Instan, air Mineral, kopi, teh , gula dan Pempres yang memang sangat di butuhkan saat ini oleh para pengungsi terutama Manula dan Bayi diangkut menggunakan 6 kendaraan truk dan kapal menuju daerah terpencil Pulau Sebuku  yang langsung di terima oleh ketua adat setempat .

Dalam kesempatan tersebut, turut hadir sejumlah pejabat Forkopimda Kabupaten Lampung Selatan dan Tokoh masyarakat

 Seiring dengan perintah  Danrem 043/Gatam,  Kodim 0421/Lampung Selatan sudah menyatakan, Siaga Bencana dan Tanggap darurat kepada Koramil-Koramil jajarannya yang terjadi bencana.

Danren 043/Gatam Kolonel Kav Erwin Djatniko, S.Sos Hadiri Rapat Koordinasi dengan BMKG

Penerem 043/Gatam.

      Bandar Lampung, Komandan Korem 043/Gatam Kolonel Kav Erwin Djatniko, S.Sos, Sabtu (29/12) pukul 09.50 Wib, menghadiri Rapat Koordinasi dengan BMKG terkait dengan situasi bencana Tsunami, yang terjadi di Kabupaten Lampung Selatan bertempat di Lantai III Ruang Anggrek Rm Begadang Resto Jl diponegoro No 1 Kupang Kota Teluk Betung Utara Bandar Lampung, dihadiri lebih kurang 60 orang.

     Dalam sambutannya Komandan Korem 043/Gatam Kolonel Kav Erwin Djatniko, menyampaikan “ Saya ucapkan terimakasih kepada semua instansi terkait atas dukungan dan kerjasamanya, yang sampai dengan saat ini, masih berjalan dengan baik dan lancar, untuk membantu dan memfasilitasi saudara saudara kita yang terkena musibah bencana di lampung selatan dan sekitarnya “,

     “ Sampai dengan saat ini organisasi kita masih terkordinir dengan baik, untuk masalah bantuan dari luar maupun dari dalam sudah kami salurkan dengan baik dan tepat sasaran, yang menjadi hambatan kemarin masalah arus lalulintas yang datang ke lokasi, para relawan yang berniat untuk membantu para korban masih tinggi sehingga kendaraan cukup padat, sehingga bantuan yang akan masuk ke lokasi agak susah dan tersendat, tapi kami berusaha untuk mengatasi hambatan dilapangan, kami Korem dan jajaran beserta Polres jajaran sudah dapat mengatasi nya dengan baik “

     Lebih lanjut Danrem menyampaikan, “ Untuk masalah pembersihan puing puing sisa bencana sudah kami lakukan seketika itu juga, kami sudah mendatangkan alat berat dan itu sudah kami laksanakan sampai hari ini masih berjalan dengan baik dan untuk masalah kantong kantong jenasah tidak ada hambatan “,

     “ Kami mohon bantuan kepada yg hadir disini untuk dapat mensosialisasikan kepada masarakat masalah bantuan pengungsi bisa di arahkan ke perumahan bapak bupati semua sudah ada disana dan sudah tersedia, untuk masalah pos pengungsian kamipun telah menyiapkan dengan baik ada dua pos di sana yang kami tempatkan di dua titik yakni di indomaret dan kantor desa way muli ” tutup Danrem 043/Gatam.

     Rapat Koordinasi dengan BMKG dihadiri, Kabinda Lampung Brigjen TNI Daru Cahyono, Danlanal Lampung Kolonel Laut Albertus Agung priyo, Kapolda Lampung yang diwakili Karo Op Polda kombes Pol Yosi Hariyoso, Sekda Prov. Lampung, Bpk. Ir Hamartoni Ahadis, Ms, Kapolresta Bandar Lampung  Kombes Pol.Wirdo Nefisco, S.Ik.M. Si, Kapolres Lampung Selatan AKBP Syahran, Kasi Ops Korem 043/Gatam Letkol Arh Faris Kurniawan, S.T, M.T, Dandim 0410/KBL Letkol Arm Wahyu Jatmiko S.Sos.MM, Dandim 0421/Lamsel Letkol Kav Robinson Octovianus Bessie, S.H, Direktur tanggap darurat BNPB Bpk Yolak Dalimunthe, Direktur penanganan pengungsi Bpk Tavip Joko Prahoro, Ketua PMI Lampung Bpk Umar Hasan, dan Stasiun Geofisika Kota Bumi BMKG Lampung Bpk Anton Sugiharto.

You are here: Home