




Penrem 043/Gatam.
Senin, (9/3). Selesai upacara bendera mingguan, seluruh prajurit Jajaran Korem 043/Gatam berkumpul di Gedung A. Yani Makorem 043/Gatam dalam rangka menerima Jam Komandan Korem 043/Gatam. Adapun pengarahan yang disampaikan Komandan Korem 043/Gatam Kolonel Arm Drs. Winarto, M.Hum terutama yang menyangkut tentang Pointers Pengarahan Kasad.
Sebelum diberikan Jam Komandan, para prajurit Korem 043/Gatam berkesempatan menyaksikan pemutaran vidio Film Latihan Komando yang dilaksanakan oleh KASAD, Jendral TNI Gatot Nurmantyo bersama dengan anggota prajurit Kopasus. Dalam vidio latihan tersebut, Kasad memberikan contoh kepada seluruh prajurit bahwa Beliau menghendaki materi latihan dapat dilaksanakan seluruhnya, Kasad juga memberikan contoh bahwa dalam latihan tidak ada perbedaan kepangkatan antara berpangkat Jenderal dengan yang berpangkat Prajurit Dua, semuanya harus melaksanakan latihan dengan baik dan benar serta dilaksanakan dengan penuh kesungguhan, semangat tinggi dan kehendak untuk menjadi prajurit TNI AD yang profesionalitas dalam tugasnya.
Dalam pengarahan Jam Komandannya, Kolonel Arm Drs. Winarto, M.Hum menyampaikan pointer tentang pengarahan yang disampaikan oleh KASAD antara lain Tahun 2015 ini merupakan tahun konsolidasi bagi satuan jajaran TNI-AD, karena pada tahun 2014 lalu disamping tugas pokoknya, jajaran TNI AD juga menjadi bagian dari upaya menyukseskan rangkaian pelaksanaan agenda politik nasional. TNI-AD tidak terlibatlangsung dan telah dapat membuktikan netralitasnya dengan sangat baik pada seluruh rangkaian agenda politik nasional.
Dua hal utama yang harus dilaksanakan oleh seluruh jajaran TNI AD di tahun 2015 ini yaitu pertama melaksanakan penbinaan ke dalam dengan meningkatkan kegiatan pembinaan satuan (binsat) dan kedua pembinaan keluar dengan melaksanakan Serbuan Teritorial. Penjabaran pembinaan ke dalam dengan meningkatkan kualitas latihan bagi prajurit maupun satuan TNI-AD telah mulai dilaksanakan latihan Raiders untuk 12 Yonif, Yonif Linud Kostrad menjadi Yonif para Raider yang berkemampuan Linud, Raider, Ranger dan OLI. Seluruh Prajurit Perwira, Bintara maupun Tamtama harus memiliki kemampuan bela diri Yong Moodo, Pengamanan tentang Aset Negara, Lapor Cepat dan Temu Cepat serta Pedomani tentang aturan disiplin prajurit.
Dijelaskan pula bahwa kegiatan serbuan teritorial selama ini dianggap belum optimal dan belum menyentuh ke seluruh kehidupan masyarakat. Berkaitan hal itu, maka kegiatan Serbuan Teritorial dititikberatkan kepada program Swasembada Pangan. Kasad juga menekankan tidak ada korban seberat apapun dalam setiap latihan dan tentara tidak boleh mengenal istilah menyerah dalam setiap pertempuran.
Sebelum diberikan Jam Komandan, para prajurit Korem 043/Gatam berkesempatan menyaksikan pemutaran vidio Film Latihan Komando yang dilaksanakan oleh KASAD, Jendral TNI Gatot Nurmantyo bersama dengan anggota prajurit Kopasus. Dalam vidio latihan tersebut, Kasad memberikan contoh kepada seluruh prajurit bahwa Beliau menghendaki materi latihan dapat dilaksanakan seluruhnya, Kasad juga memberikan contoh bahwa dalam latihan tidak ada perbedaan kepangkatan antara berpangkat Jenderal dengan yang berpangkat Prajurit Dua, semuanya harus melaksanakan latihan dengan baik dan benar serta dilaksanakan dengan penuh kesungguhan, semangat tinggi dan kehendak untuk menjadi prajurit TNI AD yang profesionalitas dalam tugasnya.
Dalam pengarahan Jam Komandannya, Kolonel Arm Drs. Winarto, M.Hum menyampaikan pointer tentang pengarahan yang disampaikan oleh KASAD antara lain Tahun 2015 ini merupakan tahun konsolidasi bagi satuan jajaran TNI-AD, karena pada tahun 2014 lalu disamping tugas pokoknya, jajaran TNI AD juga menjadi bagian dari upaya menyukseskan rangkaian pelaksanaan agenda politik nasional. TNI-AD tidak terlibatlangsung dan telah dapat membuktikan netralitasnya dengan sangat baik pada seluruh rangkaian agenda politik nasional.
Dua hal utama yang harus dilaksanakan oleh seluruh jajaran TNI AD di tahun 2015 ini yaitu pertama melaksanakan penbinaan ke dalam dengan meningkatkan kegiatan pembinaan satuan (binsat) dan kedua pembinaan keluar dengan melaksanakan Serbuan Teritorial. Penjabaran pembinaan ke dalam dengan meningkatkan kualitas latihan bagi prajurit maupun satuan TNI-AD telah mulai dilaksanakan latihan Raiders untuk 12 Yonif, Yonif Linud Kostrad menjadi Yonif para Raider yang berkemampuan Linud, Raider, Ranger dan OLI. Seluruh Prajurit Perwira, Bintara maupun Tamtama harus memiliki kemampuan bela diri Yong Moodo, Pengamanan tentang Aset Negara, Lapor Cepat dan Temu Cepat serta Pedomani tentang aturan disiplin prajurit.
Dijelaskan pula bahwa kegiatan serbuan teritorial selama ini dianggap belum optimal dan belum menyentuh ke seluruh kehidupan masyarakat. Berkaitan hal itu, maka kegiatan Serbuan Teritorial dititikberatkan kepada program Swasembada Pangan. Kasad juga menekankan tidak ada korban seberat apapun dalam setiap latihan dan tentara tidak boleh mengenal istilah menyerah dalam setiap pertempuran.


























