• Galeri Foto
  • Galeri Foto
  • Galeri Foto
Solid, Profesional, Tangguh, Modern, Berwawasan Kebangsaan dan Dicintai Rakyat..

Kasrem 043/Gatam Kasrem 043/Gatam Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Krakatau 2026 Polda Lampung

Penrem 043/Gatam.

Lampung Selatan (Pikiran Lampung)– Kepala Staf Korem (Kasrem) 043/Garuda Hitam Kolonel Inf Sumarlin Marzuki, S.E., M.Han. menghadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Krakatau Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Polda Lampung, bertempat di GSG Presisi Polda Lampung, Jl. Terusan Ryacudu, Way Huwi, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan, Senin (2/2/2026).

Apel gelar pasukan tersebut mengusung tema “Terwujudnya Kamseltibcarlantas yang Aman, Nyaman dan Selamat Menjelang Pelaksanaan Operasi Ketupat 2026”, dan dipimpin langsung oleh Wakapolda Lampung Brigjen Pol Drs. Sumarto, M.Si., dengan diikuti personel gabungan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Kasdam XXI/Radin Inten Brigjen TNI Andrian Susanto, S.I.P., M.Han., M.I.Pol, Irwasda Polda Lampung Kombes Pol Yudi Hermawan, S.H., S.I.K., M.H., perwakilan TNI, Polri, Kejaksaan, Basarnas, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, Satpol PP Provinsi Lampung, serta para Pejabat Utama Polda Lampung.

Adapun susunan pasukan apel terdiri dari unsur Korsik Polda Lampung, Denpom XXI/Radin Inten, Satuan Brimob, Ditsamapta, Ditpolairud dan Pilot, Ditlantas, Dalmas, Ditreskrimum, Ditresnarkoba, Ditintelkam, Basarnas, Satpol PP Provinsi Lampung, serta Dinas Perhubungan Provinsi Lampung.

Dalam amanatnya, Wakapolda Lampung menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh stakeholder bidang lalu lintas atas sinergitas yang telah terjalin. Apel gelar pasukan ini dilaksanakan untuk memastikan kesiapan personel maupun sarana pendukung agar Operasi Keselamatan Krakatau 2026 dapat berjalan optimal dan mencapai sasaran yang telah ditetapkan.

Dijelaskan pula bahwa permasalahan lalu lintas terus berkembang seiring meningkatnya jumlah kendaraan dan mobilitas masyarakat, sehingga berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas. Oleh karena itu, seluruh pemangku kepentingan diharapkan berperan aktif dalam menekan angka pelanggaran dan kecelakaan di jalan raya.

Operasi Keselamatan Krakatau 2026 akan dilaksanakan selama 14 hari, mulai 2 hingga 15 Februari 2026, dengan melibatkan 667 personel Polri jajaran Polda Lampung, sebagai upaya menciptakan kondisi kamseltibcarlantas yang kondusif menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H.

Berdasarkan evaluasi Operasi Keselamatan Krakatau Tahun 2025, terjadi penurunan jumlah kecelakaan lalu lintas dan korban meninggal dunia dibandingkan tahun sebelumnya, namun masih ditemukan peningkatan pelanggaran lalu lintas, khususnya pada kelompok usia produktif dan pengguna sepeda motor.

Kasrem 043/Gatam Kolonel Inf Sumarlin Marzuki menegaskan bahwa TNI siap mendukung penuh pelaksanaan Operasi Keselamatan Krakatau 2026 melalui sinergi lintas sektoral.

“Kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen bersama dalam menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas. Korem 043/Gatam siap bersinergi dengan Polda Lampung dan seluruh instansi terkait demi menekan angka kecelakaan serta meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas, khususnya menjelang Operasi Ketupat 2026,” tegasnya.

Dengan digelarnya apel gelar pasukan ini, diharapkan seluruh unsur yang terlibat dapat menjalankan tugas secara profesional, humanis, dan bertanggung jawab demi keselamatan masyarakat pengguna jalan di wilayah Provinsi Lampung.

Danrem 043/Gatam Hadiri Peluncuran Aplikasi Centurion-21

Penrem 043/Gatam.

Bandar Lampung Mitra Mabes.Com – Komandan Korem (Danrem) 043/Garuda Hitam Brigjen TNI Haryantana, S.H., menghadiri peluncuran Aplikasi Centurion-21, layanan Lapor Pangdam, serta penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Kodam XXI/Radin Inten dengan perguruan tinggi dan sejumlah mitra strategis. Kegiatan berlangsung di Emersia Hotel, Bandar Lampung, Kamis (29/1/2026).

Peluncuran Centurion-21 merupakan bagian dari Program Panca Radin Inten, yang dirancang sebagai sistem pengelolaan data wilayah berbasis digital untuk mendukung pembinaan teritorial, ketahanan wilayah, dan ketahanan pangan secara berkelanjutan di Provinsi Lampung dan Bengkulu.

Gubernur Lampung dalam sambutannya yang dibacakan Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Provinsi Lampung menyampaikan bahwa pemanfaatan teknologi digital, drone, dan kecerdasan buatan melalui Centurion-21 menjadi langkah strategis dalam mendukung pengambilan kebijakan berbasis data yang akurat dan terkini, khususnya di sektor pertanian.

Sementara itu, Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si. (Han) menegaskan bahwa Centurion-21 merupakan fondasi data bottom-up yang terstandar dan multisektor, sekaligus wujud keterbukaan Kodam kepada masyarakat melalui integrasi layanan Lapor Pangdam.

Danrem 043/Gatam Brigjen TNI Haryantana, S.H. menyatakan bahwa kehadiran Centurion-21 sangat membantu satuan kewilayahan dalam bekerja lebih cepat, terukur, dan berbasis data.

“Dengan sistem ini, pembinaan teritorial dan deteksi dini di wilayah Korem 043/Gatam dapat dilaksanakan secara lebih efektif,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan penandatanganan PKS Tri Dharma Perguruan Tinggi antara Kodam XXI/Radin Inten dengan enam perguruan tinggi di Provinsi Lampung dan Bengkulu sebagai bentuk komitmen peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Hikmah Isra Mi’raj, Danrem 043/Garuda Hitam Ajak Prajurit Jadikan Shalat Sumber Kekuatan Moral

Penrem 043/Gatam.

METRO – Komandan Korem (Danrem) 043/Garuda Hitam, Brigjen TNI Haryantana, S.H., mengajak seluruh jajaran menjadikan shalat sebagai sumber kekuatan moral dan spiritual dalam menjalankan tugas serta kehidupan sehari-hari. Ajakan tersebut disampaikannya saat menghadiri peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah di Masjid Al-Ittihat Makorem 043/Garuda Hitam, Kota Metro, Rabu (21/1/2026).

Peringatan Isra Mi’raj berlangsung khidmat dan penuh nuansa religius. Kegiatan ini diikuti oleh Kasrem, Kasiren, para Kasi Kasrem, prajurit dan PNS Korem 043/Gatam, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Koorcab Rem 043 PD XXI/Radin Inten beserta pengurus, serta keluarga besar Korem 043/Garuda Hitam.

Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan tausiyah keagamaan dan doa bersama. Tausiyah disampaikan oleh Ustaz KH Ari Wibowo, Lc., M.Pd.I., yang mengajak jamaah menjadikan peristiwa Isra Mi’raj sebagai momentum untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.

Dalam sambutannya, Danrem menegaskan bahwa Isra Mi’raj merupakan peristiwa agung yang sarat makna spiritual, khususnya terkait kewajiban shalat sebagai tiang agama dan fondasi pembentukan karakter seorang Muslim.

“Shalat bukan sekadar kewajiban ritual, tetapi menjadi sumber kekuatan moral dan spiritual dalam menjalani kehidupan, baik sebagai prajurit, aparatur negara, maupun sebagai anggota masyarakat,” ujar Brigjen TNI Haryantana.

Ia menambahkan, nilai-nilai yang terkandung dalam shalat seperti disiplin, kejujuran, tanggung jawab, serta akhlak mulia harus tercermin dalam sikap dan perilaku sehari-hari, terutama dalam pelaksanaan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.

Danrem juga menyinggung tantangan kehidupan di era modern, mulai dari dinamika sosial, tekanan ekonomi, hingga derasnya arus informasi dan media sosial yang berdampak pada perubahan perilaku masyarakat, khususnya generasi muda. Menurutnya, penguatan nilai-nilai keagamaan menjadi penyeimbang penting agar tidak mudah tergerus dampak negatif perkembangan zaman.

Pada kesempatan tersebut, Danrem menekankan peran strategis masjid sebagai pusat pembinaan iman, moral, dan persaudaraan umat. Ia berharap keberadaan Makorem 043/Garuda Hitam di Kota Metro yang dikenal religius, aman, dan harmonis dapat terus dijaga melalui sikap yang bijaksana serta menjunjung tinggi nilai-nilai keislaman.

Sebagai aparat kewilayahan, Danrem menegaskan komitmen TNI, khususnya Korem 043/Garuda Hitam, untuk terus hadir di tengah masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban wilayah, dengan dukungan seluruh elemen masyarakat dan tokoh agama.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama serta penyampaian apresiasi Danrem kepada pengurus Masjid Al-Ittihat dan seluruh panitia atas terselenggaranya kegiatan dengan tertib dan penuh kekhidmatan. Ia berharap Allah SWT senantiasa melimpahkan perlindungan, ketenangan, dan keberkahan bagi Korem 043/Garuda Hitam dan masyarakat Kota Metro.

Danrem 043/Gatam : Kami Siap Dukung dan Dampingi Seluruh Program Ketahanan Pangan Pemerintah

Penrem 043/Gatam.

Lampung Timur - Komando Resor Militer (Korem) 043/Garuda Hitam kembali menegaskan perannya sebagai garda terdepan dalam mendukung program strategis nasional. Melalui aksi nyata di lapangan, Korem 043/Gatam menunjukkan komitmen penuh dalam mendukung dan mendampingi seluruh program Ketahanan Pangan pemerintah demi terwujudnya kedaulatan pangan nasional.

Komitmen tersebut disampaikan langsung oleh Komandan Korem 043/Gatam, saat mendampingi Pangdam XXI/Radin Inten dalam kegiatan tanam padi serentak di Desa Braja Fajar, Kecamatan Way Jepara, Kabupaten Lampung Timur, Selasa (20/1/2026).

Kegiatan tanam padi serentak ini menjadi simbol kuat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan para petani dalam menjawab tantangan Ketahanan Pangan nasional. Program ini merupakan bagian dari upaya strategis pemerintah dalam memperkuat kedaulatan pangan sekaligus meningkatkan produktivitas pertanian secara berkelanjutan.

Kolaborasi antara Kodam XXI/Radin Inten dan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Kartika Bina Tani Desa Braja Fajar menjadi bukti bahwa kekuatan bangsa terbangun dari kebersamaan dan kerja nyata di lapangan. Sawah-sawah yang ditanami bukan sekadar lahan pertanian, melainkan ladang pengabdian demi masa depan bangsa.

Dalam keterangannya, Danrem 043/Gatam menegaskan bahwa Ketahanan Pangan merupakan bagian tak terpisahkan dari ketahanan nasional. Oleh karena itu, TNI AD hadir tidak hanya sebagai penjaga kedaulatan wilayah, tetapi juga sebagai penggerak dan pendamping masyarakat dalam menjaga ketersediaan pangan.

“Korem 043/Gatam siap mendukung dan mendampingi seluruh program pemerintah dalam percepatan swasembada pangan. Ini adalah bentuk pengabdian kami kepada bangsa dan negara. Ketahanan Pangan adalah kekuatan nasional, dan TNI siap berdiri di garis terdepan untuk mewujudkannya,” tegas Brigjen TNI Haryantana.

Ia menambahkan, sinergi yang terbangun antara TNI, pemerintah daerah, dan petani diharapkan mampu mendorong percepatan masa tanam, meningkatkan hasil produksi, serta berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Provinsi Lampung.

Dengan semangat Garuda Hitam, Korem 043/Gatam berkomitmen terus hadir, bekerja, dan berjuang bersama rakyat. Dari sawah hingga pelosok negeri, TNI AD memastikan bahwa Ketahanan Pangan Indonesia tetap kokoh sebagai fondasi utama ketahanan nasional.

Korem 043/Gatam Bangun Jembatan Garuda yang Hubungkan 2 Desa di Pringsewu

Penrem 043/Gatam.

Bandar Lampung - Korem 043 Gatam rencanakan membangun jembatan Garuda di Kabupaten Pringsewu untuk kesejahteraan masyarakat. 

Danrem 043 Gatam Brigjen TNI Haryantana mengatakan, pihaknya sengaja membangun jembatan Garuda tersebut untuk menunjang kesejahteraan masyarakat. 

"Kami membangun jembatan Garuda tersebut guna mendukung percepatan pembangunan sampai tingkat pedesaan demi kesejahteraan masyarakat luas," kata Danrem 043 Gatam Brigjen TNI Haryantana, Sabtu (17/1/2026). 

Diteruskannya, pembangunan jembatan gantung Garuda tersebut merupakan program dari pemerintah. 

Hal tersebut guna mendukung percepatan pembangunan sampai tingkat pedesaan demi kesejahteraan masyarakat luas.

"Kami bersama Forkopimda Kabupaten Pringsewu meninjau sekaligus menyiapkan rencana pembangunan jembatan Gantung di Pekon Jogjakarta Kecamatan Gadingrejo Kabupaten Pringsewu dan bersama Kodim 0424/TGM," ujar Haryantana. 

Ia mengatakan, langkah yang dilaksanakan tersebut dalam pembangunan jembatan gantung ini diambil untuk mengatasi kendala aksesibilitas warga. 

Terutama yang selama ini terhambat oleh kondisi geografis dan keterbatasan sarana penyeberangan.

Haryantana mengatakan, jembatan Garuda tersebut direncanakan akan memiliki panjang 80 meter dengan lebar 2 meter.

“Jembatan ini akan menghubungkan dua desa, yakni Desa Sukoharjo IV dengan Desa Yogyakarta Kabupaten Pringsewu," ucapnya.

Ia mengatakan, karena selama ini warga dan anak sekolah di wilayah tersebut harus memutar untuk melakukan aktivitas sehari-hari. 

Pembangunan jembatan gantung ini diharapkan menjadi solusi permanen untuk memangkas waktu tempuh dan meningkatkan efisiensi aktivitas warga. 

Dalam peninjauan jembatan Garuda tersebut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Pringsewu, Kasiter Kasrem 043/Gatam.

Dandim 0424/TGM, Kasdim 0424/TGM, Pabung Kodim 0424/TGM, Kepala Pekon Jogjakarta.

Para Danramil Jajaran Kodim 0424/TGM, masyarakat Pekon Jogjakarta dan mahasiswa KKN UAP Pringsewu.

You are here: Home