• Galeri Foto
  • Galeri Foto
  • Galeri Foto
Solid, Profesional, Tangguh, Modern, Berwawasan Kebangsaan dan Dicintai Rakyat..

Apel Nusantara Bersatu di Mesuji Diikuti 1.500 Peserta


Penrem 043/Gatam.

Apel Nusantara Bersatu digelar secara serentak di seluruh provinsi, kabupaten, dan kota se-Indonesia berlangsung meriah, Rabu (30/11). Tak terkecuali Apel Nusantara Bersatu untuk wilayah Kabupaten Mesuji dan Tulangbawang yang dipusatkan di Lapangan Nusa Indah, Desa Brabasan, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Mesuji, Rabu (30/11).

Apel yang diinisasi oleh Kodim 0426/Tulangbawang ini bertujuan memperkokoh semangat persatuan dan kesatuan bangsa dan dihadiri oleh setidaknya 1.500 peserta dari berbagai kalangan dan lintas instansi dengan memakai atribut ikat merah putih di kepala.

Peserta yang terlibat dalam apel tersebut diantaranya jajaran Forkopimda Kabupaten Mesuji dan Kabupaten Tulang Bawang, tokoh agama, tokoh masyarakat, Pegawai Negeri Sipil, TNI, Polri, Satpol PP, Linmas, ormas, pelajar, dan elemen masyarakat lainnya.

Dalam Apel Nusantara Bersatu yang mengambil tema “Indonesiaku, Indonesiamu, Indonesia Kita Bersama, Bhinneka Tunggal Ika” ini, diisi dengan pembacaan puisi, orasi dari perwakilan pelajar dan tokoh masyarakat mendukung Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan pertunjukan kesenian kuda lumping, serta doa lintas agama.

RIBUAN WARGA WAYKANAN IKUTI APEL NUSANTARA BERSATU


Penrem 043/Gatam.

BLAMBANGAN UMPU-Seribuan warga dari berbagai kalangan mengikuti apel Nusantara Bersatu di GSG Blambangan Umpu Kabupaten Way Kanan Rabu (30/11).
Tokoh lintas agama mengajak seluruh peserta untuk mememperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa.Acara ini di gelar atas gagasan Kodim 0427/Way Kanan yang bertujuan memperkokoh rasa persatuan dan kesatuan masyarakat Indonesia, khususnya Kabupaten Way Kanan.

Sejumlah tokoh juga hadir dalam acara ini, di antaranya Bupati dan Wakil Bupati Way Kanan, Dandim 0427 Way Kanan, Wakapolres Way Kanan, Kejaksaan Negeri, dan unsur masyarakat
Dalam sambutannya, Bupati Waykanan Raden Adipati Surya, kegiatan ini bertujuan untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang sedang mengalami masa darurat, karena banyak oknum yang ingin memecah belah Negara ini.“Dengan adanya Nusatara Bersatu dan doa bersama ini tidak ada perbedaan, yang ada hanyalah persatuan dan kesatuan demi keamanan NKRI tercinta,” ujar Raden Adipati Surya.Menurutnya, bahwa semua warga negara apapun suku dan agama adalah bersaudara.“Kita semua bersaudara,” tegas ayah tiga anak tersebut

Adipati mengingatkan situasi politik diIndonesia saat ini memanas menjelang Pemilihan Kepala Daerah 2017 mendatang.“Cuaca memanas, tetapi situasi politik tidak boleh memanas karena kita bersaudara,” ujarnya.
Kegiatan yang dilakssnakan untuk menyemarakkan Gerakan Nusantara Bersatu yaitu seluruh peserta mengenakan ikat kepala berwarna Merah Putih, pembacaan puisi mengenai Indonesia, lagu-lagu perjuangan, orasi dari tokoh pemuda dan masyarakat serta doa bersama.Dalam kesempatan tersebut orasi yang disampaikan oleh tokoh pemuda berisi bahwa kita semua Indonesia bukan karena pilihan, namun sudah takdir, perbedaan suku, budaya, agama, warna kulit menunjukkan bahwa bangsa indonesia bangsa yang majemuk.

“Kami akan berdiri dan bangkit membela saudara kami yang teraniaya, dimana mayoritas bersatu dengan minoritas dalam rasa solidaritas. Saya indonesia, bersatu kita tegus bercerai kita runtuh, merah putih warnaku, sampai akhir hidupku.” seruan dari Orator.Tokoh masyarakat juga menyampaikan orasinya yang berisi bahwa empat pilar berbangsa dan bernegara yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika harus dipahami oleh penyelenggara negara bersama seluruh masyarakat.Sebagai penutup dilakukan doa bersama yang dipimpin oleh masing – masing pemuka agama baik dari agama Islam, Kristen Katolik, Kristen Protestan, Hindu dan Budha.

Deklarasi Nusantara Bersatu di Pesisir Barat

Penrem 043/Gatam.

Kegiatan yang diselenggarakan Kodim 0422/Lampung Barat bersama Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat, ini merupakan instruksi Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo. Dengan tema kegiatan, Indonesiaku, Indonesiamu, Indonesia Kita bersama Bhineka Tunggal Ika.

Bupati Agus Istiqlal, dalam orasinya mengatakan Pesisir Barat yang merupakan daerah wisata, tentunya cukup banyak pendatang dan berbaur dengan masyarakat asli di Bumi Para Saibatin dan Ulama ini.
"Namun lagu kita masih sama, Indonesia Raya, sehingga di mana pun kita berada, Bhenika Tunggal Ika harus tetap terjaga, meskipun banyak turis mancanegara, adat istiadat harus tetap terjaga," tegas Agus.
Aksi Nusantara Bersatu bertujuan untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) menyusul kondisi belakangan yang berpotensi merongrong kedaulatan Tanah Air.
Serta mempersatukan bangsa, aksi tersebut juga untuk menunjukkan bangsa Indonesia tetap bersatu meski ada pihak luar yang ingin memecah belah, jelas Agus.

Selain orasi, kegiatan tersebut diisi dengan pembacaan puisi dan menyanyikan beberapa lagu wajib kebangsaan oleh siswa siswi SMA dan SMP, serta ditutup dengan doa bersama yang dipimpin masing-masing agama yang ada di Kabupaten Pesisir Barat.

Tampak hadir dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Pesisir Barat Erlina, Sekdakab Pesisir Barat Azhari, Dandim 0422 Lambar diwakilkan Pabung Mayor Muskardi, Kapolres Lampung Barat diwakilkan oleh Kanit Binmas Polsek Pesisir Tengah Ipda Kms Khairul Saleh, Kajari Liwa diwakilkan Kacabjari Krui Sulistiyadi, ketua MUI Pesisir Barat KH Nurhadi, Ketua FKUB Pesisir Barat KH M.Yasin.
Juga hadir, para Danramil 0422, para Kapolsek Rayon 2, para kepala SKPD, dan camat Se-Kabupaten Pesisir Barat. Para Peratin, pimpinan Pondok, Babhinsa dan Babhinkamtibmas, pelajar, tokoh adat, tokoh agama dan tokoh pemuda, serta pimpinan organisasi.

DIALOG INTERAKTIF DANREM 043/GATAM DI TVRI STASIUN LAMPUNG

Penrem 043/Gatam.

Bandar Lampung,30/11/2016. Komandan Korem 043/Gatam Kolonel Kav Supriyatna S.IP.MM mengikuti acara siaran langsung dialog Intereaktif di Stasiun SPK Lampung Sukarame Bandar Lampung.

Dialog Interaktif ini bersama narasumber Kapolda Lampung Brigjen Pol.Drs  Sujarno Danrem 043/Gatam, Kolonel Kav Supriyatna, S.IP, MM, dan Ketua Majelis Ulama Indonesia Provinsi Lampung Bpk Khairuddin Tahmid Berthemakan Nusantara Bersatu Indonesia,dan acara dialog Interaktif ini, disiarkan langsung TVRI SPK Lampung dengan Durasi 1 Jam dan di Pandu oleh Presenter TVRI Lampung Lismawati.

Dari dialog yang disampaikan bahwa khusus Kapolda Lampung, Komandan Korem 043/Gatam dan Ketua MUI Lampung, bersepakat tetap menjaga persatuan dan Kesatuan dalam keanekaragaman Agama,budaya,adat yang ada khususnya di provinsi Lampung, dimana sebelumnya telah dilaksanakan acara Istighosah dan Parade Nusantara Bersatu di Lapangan Saburai Bandar Lampung yang dihadiri oleh sekitar 35 ribu orang dari berbagai Suku,Agama, Etnis yang ada di wilayah Provinsi Lampung.
 
Acara dialog ini juga di isi dengan menerima telepon Interaktif dari pemirsa Televisi  dari berbagai daerah yang ada di Provinsi Lampung.

Korem 043/Garuda Hitam Gelar Nusantara Bersatu


Penrem 043/Gatam.

   Warga Lampung yang mencapai 35.000 orang hadir dan pejabat dari berbagai unsur serta mengikatkan pita merah putih di kepalanya mengikuti acara Nusantara Bersatu yang bertema ”Indonesia Ku, Indonesia Mu, Indonesia bersama” hari ini, Rabu, 30/11/2016, di Lapangan Saburai, Bandar Lampung.

   Danrem 043/Garuda Hitam Kol (Kav) Supriyatna,S.IP,M.M. Pemberitaan lewat media massa menunjukkan bangsa ini sedang mengalami degradasi rasa kebangsaan yang menyimpang dari nilai luhur Pancasila, melenceng dari kaidah UUD 1945, jauh dari harapan semangat Bhineka Tunggal Ika. Juga munculnya fenomena yang mengarah pada terciptanya dis integrasi bangsa dan NKRI. Jika diteruskan tanpa penanganan serius dampaknya memecah belah persatuan bangsa.

   Nusantara Bersatu ini digagas oleh Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo dengan tujuan mempersatukan bangsa Indonesia. Acara ini digelar serentak, lanjut Danrem, di seluruh daerah Indonesia yang diharapkan bisa menjadi suatu tonggak melakukan kebersamaan bersama. “Saya harap acara hari ini bisa berjalan lancar dan sesuai dengan yang diharapkan,” tambah Danrem.

   Beberapa pejabat yang hadir antara lain Gubernur Lampung M Ridho Ficardho, Kapolda Brigjend Sudjarno, Wali Kota Herman HN dan Danrem 043/Gatam Kol Kav Supriyatna. Lalu, turut hadir pula tokoh lintas agama, pelajar, mahasiswa dan seluruh unsur Forkopimda Lampung.
You are here: Home