• Galeri Foto
  • Galeri Foto
  • Galeri Foto
Solid, Profesional, Tangguh, Modern, Berwawasan Kebangsaan dan Dicintai Rakyat..

KASREM 043/GATAM LEPAS FUN BIKE DAN JALAN SEHAT HUT FKPPI KE-38 TAHUN 2016.



Penrem 043/Gatam.


   Bandar Lampung, Kepala Staf Korem 043/Gatam, Letnan Kolonel Inf Utten Simbolon, melepas secara langsung kegiatan Fun Bike dan Jalan Sehat  dalam rangka memeriahkan HUT FKPPI ke-38 tahun 2016, bertempat di Lapangan saburai Enggal Bandar Lampung, Minggu (13/11) pukul 07.00 wib.

   Tema HUT FKPPI ke-38 tahun 2016 " Perkokoh Semangat Bela Negara, Bagi Negeri dan Tanah Pusaka, Indonesiaku Tercinta ". Selain jalan sehat dan Fun bike juga diisi kegiatan lainnya seperti Senam Bersama dan Lomba Senam Gemu Famire yang diikuti 30 peserta dari berbagai kalangan pelajar dan elemen masyarakat serta diadakan pula Donor Darah yang diikuti lebih kurang 250 orang dari anggota FKPPI, TNI, POLRI dan masyarakat, agar kegiatan HUT FKPPI yang ke-38 tahun 2016 ini semakin bermakna FKPPI menyalurkan 1.500 paket sembako yang dibagikan kepada masyarakat kurang mampu.

   Menurut Ketua Umum PD VIII FKPPI Lampung H.Tony Eka Candra, Sumber anggaran paket sembako dan anggaran kegiatan HUT FKPPI yang ke-38 tahun 2016 ini berasal dari Orang tua FKPPI sendiri yakni dari TNI dan POLRI, dikesempatan itu pula, Kasrem 043/Gatam Letkol Inf Utten Simbolon berkesempatan memberikan tali asih kepada  anggota Veteran TNI yakni Kapten Inf (Purn) H. Karsa beliau merupakan pejuang yang diusianya yang sudah mencapai 83 tahun, dan masih bersemangat mengikuti kegiatan di acara Hut FKPPI tahun ini, dilanjutrkan dengan pemotongan tumpeng oleh Kasrem 043/Gatam yang diserahkan kepada Ketua Umum PD VIII FKPPI Lampung H.Tony Eka Candra.

   Hadir pada kegiatan HUT FKPPI yang ke-38 tahun 2016 Kapolda Lampung diwakili Karo SDM Polda Lampung Kombes Pol Nyoman Lastika, Msi, Kasad Brimob Polda Lampung,  Kasi Intel korem 043/Gatam Letkol Inf Edwin Gunawan, SH, MH, Dandenpal Letkol Cpl Usman Sinambela, serta pejabat TNI dan POLRI lainnya, kegiatan berlangsung dengan tertib, aman dan lancar

DANREM 043/GATAM BERI WASBANG PADA HIPMI LAMPUNG




Penrem 043/Gatam

Bandar Lampung. Bertempat di Balairoom aula hotel 7 th Lampung, Komandan Korem 043/Gatam  Kolonel Kav Supriyatna.S.IP, MM, memberikan wawasan Kebangsaan kepada peserta Pelantikan di kemas dalam Rakerda XI dan  Diklatda  BPD HIPMI Lampung tahun 2016 Jumat (12/11).

Danrem dalam materinya menjelaskan  wawasan kebangsaan dan nasionalisme, adalah sebuah ideologi yang wajib ditanamkan kepada anak bangsa. HIPMI adalah bagian dari anak bangsa, wajib untuk diberikan wawasan soal kebangsaan. Sebab dalam atifitasnya, HIPMI dituntut harus bisa mengamankan kepentingan bangsa dan kedaulatan negara.

“ Pengusaha sejatinya tidak hanya memikirkan bisnisnya semata, tetapi ikut juga memikul peran sangat penting untuk memajukan perekonomian daerah masing-masing, dengan tetap mengedepankan kepentingan nasional,” pungkasnya.

Sementara itu, ketua HIPMI lampung Muhamad Khadafi mengatakan, saat ini kendala yang sering menjadi penghalang penhusaha untuk berbisnis adalah modal dan takut bangkrut saja, sementara NKRI menginginkan pengusaha yang mempunyai jiwa kepedulian dan Patriot dalam mengatasi permasalahan ekonomi , untuk kemajuan bangsa dan negara.

DANREM 043/GATAM SILATURAHMI KE PONDOK PESANTREN DAN ALIM ULAMA LAMPUNG

Penrem 043/Gatam.

BANDAR LAMPUNG- Korem 043/ Garuda Hitam, mengunjungi Pondok Pesantren (Ponpes) Riyadhus Sholihin milik KH Ismail Zulkarnain, di Jalan Dr Harun 2, Tanjungkarang Timur, Bandar Lampung.
Dalam kunjungannya kali ini ke Ponpes tersebut, dihadiri oleh Komandan Korem  043/ Gatam, Kolonel Kav Supriatna SI.P,MM Komandan Kodim 0410 Bandar Lampung, Letkol Arm Didik Harmono, dan Perwira Seksi Teritorial Korem 043/Gatam, Mayor Inf. Prabowo, serta tokoh alim ulama se Lampung.

Danrem 043 /Gatam, Kolonel Kav. Supriatna memaparkan pada kesempatan tersebut bahwa pihaknya melakukan implementasi dari arahan Panglima TNI, Jenderal Gatot Nurmantyo tentang kedaulatan NKRI ada di rakyat. Bahwa pemahaman wawasan nusantara sangat diperlukan sebagai upaya pertahanan keamanan dalam negeri dengan bersinergi kepada para alim ulama di Lampung.
“Panglima berpesan, garda terakhir di NKRI adalah rakyat. Untuk itu TNI bersama rakyat bahu membahu menjaga pertahanan dan keamanan bangsa,” kata dia dalam rilis yang diterima Lampost.co, Jumat (11/11/2016).
Selain itu, TNI juga harus menjalin komunikasi dan kerja sama sosial kepada seluruh elemen masyarakat baik para tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda.
“Karena jumlah rasio personel tidak sebanding dengan rakyat. Jadi kita perlu kerja sama kepada rakyat. TNI tanpa rakyat itu tidak akan kuat. Maka kita rapatkan barisan bersama agar tidak terjadi perpecah belahan NKRI,” ujarnya.
Ketua Yayasan Ponpes Riyadhus Sholihin, KH Ismail Zulkarnain menuturkan, dirinya sangat mengapresiasi TNI khususnya Korem 043/Gatam Lampung, yang sudah memberikan pengarahan wawasan tentang pentingnya menjaga kedaulatan dan pertahanan, serta keamanan bangsa dari oknum-oknum yang mencoba memperpecah belah kesatuan dan kesatuan bangsa terlebih kepada umat muslim.
“Kami sebagai umat muslim terkait kasus penistaan agama yang dilakukan Ahok, hanya meminta keadilan yang sebenar-benarnya. Umat muslim tidak akan melakukan demonstrasi jika hukum benar ditegakkan,” ungkapnya.
Terkait unjuk rasa yang akan dilakukan pada 25 November mendatang, KH Ismail Zulkarnain secara tegas mengatakan, jika pada saatnya Ahok tidak ditetapkan sebagai tersangka atas kasus penistaan dan pelecehan Alquran, maka seluruh umat muslim yang berada di Indonesia tidak akan rela.
“Penganut agama yang mana jika kitab sucinya dilecehkan atau dinistakan tidak akan marah. Kami sebagai perwakilan umat muslim di Provinsi Lampung hanya meminta hukum ditegakkan dan dalam perkara ini pihak aparat penegak hukum harus mengambil tindakan secara transparan, karena menyangkut keyakinan rakyat Indonesia yang mayoritas beragama islam,”tuturnya.

KODIM 0421/LAMPUNG SELATAN BUDI DAYAKAN JAHE MERAH

Penrem 043/Gatam.

Lampung Selatan,Dalam rangka memanfaatkan lahan tidur yang ada di sekitar rumah dinas, kantor Koramil,kantor Kodim sekaligus mengenalkan kepada seluruh anggota jajaran Kodim 0421/LS yang terdiri dari sepuluh koramil yang ada di Kabupaten Lampung Selatan dan Kabupaten Pesawaran  Kodim Lamsel melakukan kegiatan pembudidayaan tanaman jenis jahe merah dengan menggunakan media tanam polybag.

Menurut koordinator penanaman jahe merah di Makodim 0421/LS Kapten Inf Norizwan Tamin mendampingi Dandim 0421/LS Letkol Arm Untoro Hariyanto,penanaman jahe merah pada tahap awal di lakukan di lingkungan Makodim sekaligus pelatihan kepada seluruh anggota Koramil. Menurutnya sebanyak beberapa kuintal bibit jahe merah disiapkan khusus dalam masa penyemaian dan dipindahkan saat mulai mengeluarkan tunas.

"Prosesnya cukup mudah dan bisa diterapkan di pekarangan rumah dinas,kantor atau lahan lahan tidur yang selama ini jarang dimanfaatkan untuk budidaya tanaman produktif apalagi budidaya jahe merah tidak memerlukan penanganan yang sulit," terang koordinator penanaman jahe merah Kodim 0421/LS Kapten Inf Norizwan Tamin.
Kapten Norizwan Tamin adalah Danramil 421/10 Katibung tersebut menerangkan, tanam menggunakan polybag juga dilakukan dengan memanfaatkan pupuk organik dari kotoran ternak dan pupuk kompos. Pada tahap awal penanaman di sekitar lahan Kodim disiapkan sebanyak 3000 kantong polybag yang diisi dengan tanah dan pupuk selanjutnya ditanami jahe merah yang sebelumnya sudah bertunas dan muncul daun muda.

Kantong berjumlah tiga ribu buah tetsebut disusun pada lokasi khusus sebagai tempat budidaya yang selama ini tak digunakan dan hanya merupakan lahan kosong yang ditanami pohon keras jenis mahoni. Pola penanaman dilakukan dengan cara menyusun polybag per tiga polybag diberi ruang berupan lorong dengan jarak sekitar 80 cm. Sementara itu khusus budidaya jahe merah Norizwan Tamin menerangkan menggunakan polybag yang berukuran 60 cm X 40 cm.
Proses penanaman pada awal pekan November ini menurut Norizwan diperkirakan produk atau budidaya jahe merah akan di panen antara delapan sampai sembilan bulan setelah penanaman atau pada bulan Juli tahun 2017. Budidaya yang dilakukan dengan estimasi dalam satu polybag berkisar antara 1,5 kilogram sampai dengan dua kilogram rimpang jahe dengan nilai penjualan dipasaran Rp20.000 per kilogram, bika harganya bagus bisa mencapai Rp40.000 per kilogram khusus untuk jahe merah.

KASREM 043/GATAM : 25 VETERAN PERANG DAPAT PROGRAM BEDAH RUMAH



Penrem 043/Gatam

Bandar Lampung, Kepala Staf Korem 043/Gatam, Letanan Kolonel Inf Utten Simbolon menghadiri acara peresmian Program Bedah Rumah Veteran, Pembangunan sarana air bersih dan Mou  Pembinaan Desa Terpencil  Provinsi Lampung di desa Way laga Kecamatan sukabumi bandarlampung pada hari Kamis 10 November 2016.

 Program bedah rumah ini , bertepatan dengan Hari Pahlawan yang merupakan bentuk perhatian dari pemerintah dan perusahaan BUMN di Lampung serta Korem 043/Gatam yang memberikan Tali asih kepada 25 Veteran berupa Program Bedah rumah, ketiga perusahaan tersubut adalah PT. Wijaya Karya, PTPN VII, dan Perum Damri,  

Korem 043/Gatam sangat berteima kasih atas partisipasi dan sumbangsih kepada perusahaan BUMN yang mau peduli kepada Warga Veteran atas Program Bedah rumah ini, karana melalui Program ini sangatlah membantu Veteran yang belum mempunyai  rumah tidak layak huni, demikian  Kasrem memberikan sambutanya.

25  orang veteran perang ini akan merengkuh senyum, ini tak lain karena ke 25 veteran perang tersebut  mendapatkan bantuan berupa bedah rumah bagi mereka yang dinilai mempunyai rumah tidak layak huni. Renovasi 25 rumah yang tersebar di 3 wilayah, yaitu masing-masing 10 rumah Bandar Lampung, 10 rumah di Lamsel dan 5 rumah di Kabupaten Pesawaran kata Direktur Perwakilan PTPN VII, I Gusti Ngurai Aksara.

Kegiatan yang di pusatkan di kelurahan way laga ini, di hadiri oleh direktur Perwakilan PTPN VII, Perwakilan Direksi Damri, dan manajemen ketiga perusahaan serta Kaminvecad Lampung Mayor (K) Dina Gusdinar dan para Perwakilan Purnawirawan TNI.

 Doni Darmanto seorang Veteran, dia sangat bersyukur atas program bedah rumah ini, karena masih mendapat perhatian dari pemerintah, atas jasanya yang ikut menumpas PKI dalam peristiwa G30S/PKI, ia mendedikasikan ,” rumah baru’,  ini kepada mendiang Istri tercinta.
You are here: Home